Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BUKANNYA segera memberesi sungai-sungai yang kian sempit dan dipadati sampah sehingga menimbulkan banjir.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan malah mengandalkan dua waduk di Bogor untuk menyelamatkan Jakarta dan wilayah sekitarnya dari banjir.
"Jadi, solusinya harus pengendalian air dari hulu. Selama volume air dari hulu tidak dikendalikan, dua tahun lagi tahu-tahu tempat mana (banjir). Tiga tahun lagi tempat mana. Ini semua karena air dari hulu ke pesisir tidak dikendalikan," kata Anies seusai meresmikan Taman O di Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, kemarin.
Menurutnya, hal itu terlihat dari beberapa wilayah yang minim dari guyuran hujan, tetapi mengalami banjir hingga ketinggian semeter. Pendek kata, saat ini pengendalian volume air di hulu menjadi prioritas dalam mengendalikan banjir di Ibu Kota.
"Bagaimana membangun bendungan untuk kemudian airnya dialihkan secara bertahap. Kemudian volume air yang turun ke pesisir bisa dikontrol," lanjut Anies.
Dua waduk kini sedang dalam tahap penyelesaian, yakni Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi. Kedua waduk ini ditargetkan mampu mengurangi air yang mengalir ke hilir hingga 30% dan selesai Desember 2019.
Selain kedua bendungan yang menelan dana APBN Rp2 triliun itu, Kementerian PU-Pera juga tengah menggarap proyek sodetan Kali Ciliwung untuk mengurangi debit air yang mengalir di Sungai Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur. Namun, sayangnya proyek di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane itu masih terhambat proses pembebasan lahan.
Banjir di sebagian wilayah Jakarta sejak Jumat (26/4) dan kemarin lebih disebabkan oleh air dari wilayah hulu, yakni Bogor. Tidak hanya Jakarta, hampir semua daerah hilir terkena dampak air kiriman dari Bogor, seperti Tangerang Selatan, Bekasi, dan Depok.
"Jadi, saat ini menerima limpahan air dari hulu yang volumenya besar. Di Jakarta kita bersyukur bahwa permukaan air laut pukul 08.00 WIB turun," ujar Anies.
Apabila permukaan air laut ikut mengalami pasang, itu akan menyebabkan air di sungai tidak bisa mengalir ke laut karena terjebak di wilayah tengah sehingga banjir yang menimpa permukiman warga lama surutnya.
Berangsur surut
Hingga kemarin, banjir masih menggenangi 198 RT yang tersebar di 448 RW di wilayah DKI. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI terdapat 1.097 kepala keluarga dan 2.519 orang terdampak banjir. Jumlah pengungsi hingga kemarin tercatat 376 kepala keluarga atau 2.566 jiwa.
Banjir setinggi 2,5 meter yang merendam RW 07 Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, sejak Jumat (26/4) berangsur-angsur mulai surut. Kemarin pukul 15.30 WIB warga tampak sudah mulai membersihkan rumah dan barang-barang yang terendam. Tidak sedikit dari mereka mulai memasukkan barang ke dalam rumah.
Salah seorang warga, yang terlihat penuh lumpur di sepatu bot karet yang dikenakannya, mengatakan banjir sudah mulai surut sejak kemarin pagi.
"Sekarang warga lagi bersih-bersih, banyak lumpur dan sampah di dalam rumah," ungkap Budiarto saat ditemui di kediamannya di Rawajati, Jakarta, kemarin.
Sejumlah warga lain juga terlihat sedang membersihkan peralatan rumah tangga dengan perlengkapan seadanya, termasuk sepeda motor yang terendam. (Rif/X-3)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Berakhirnya masa libur lebaran Idul Fitri 1447 H, para pekerja mulai kembali meramaikan aktifitas Jakarta
Jadwal FIFA Series 2026, Jadwal Timnas Indonesia, Indonesia vs Saint Kitts and Nevis, John Herdman debut, Peringkat FIFA Indonesia, Stadion GBK.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
DI Posko Mudik Ramadan, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, terapis peyandang disabilitas netra memberikan layanan relaksasi gratis sebagai salah satu fasilitas bagi para pemudik.
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved