Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA Anda adalah penggemar makanan Korea atau sekadar penasaran dengan kelezatan kuliner 'Negeri Ginseng' itu, K-Food Fai yang diselenggarakan oleh Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) Jakarta, adalah tempat yang tepat untuk memuaskan hasrat kuliner Anda. Selama dua hari, yaitu pada 13-14 Juli 2024, pusat kebudayaan itu tidak hanya menjadi tempat belajar budaya Korea, tetapi juga surga bagi pecinta makanan Korea.
Pengalaman kuliner yang otentik
Di K-Food Fai, pengunjung bisa mencicipi berbagai hidangan tradisional Korea yang disajikan dengan cara yang autentik. Dari bibimbap yang terkenal dengan warna-warninya hingga tteokboki yang lezat, setiap gigitan membawa Anda seolah-olah sedang berada di tengah-tengah Seoul.
Baca juga : Yuk Buat Kimchi dan Coba Bibimbap di Ajang Korean Food Carnival
Bibimbap: harmoni dalam mangkuk
Bibimbap adalah salah satu hidangan yang wajib dicoba. Nasi putih yang dihidangkan dengan berbagai sayuran, daging sapi, dan telur, serta saus gochujang yang pedas-manis memberikan sensasi rasa yang seimbang. Setiap bahan dalam bibimbap memiliki arti tersendiri, mewakili filosofi keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan.
Kimchi: pedas dan degar
Baca juga : King Sejong Institute Kembali Buka Kelas Bahasa Korea
Tidak lengkap rasanya mencicipi makanan Korea tanpa mencoba kimchi. Fermentasi sayuran seperti sawi putih dengan bumbu pedas ini tidak hanya menjadi pelengkap dalam setiap hidangan, tetapi juga dikenal memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Kimchi adalah simbol dari budaya makan orang Korea yang kaya akan tradisi dan kesehatan.
Tteokboki: kue beras ala Korea yang lezat
Tteokbokki adalah makanan jalanan Korea yang terkenal, terdiri dari kue beras (tteok) yang kenyal, dimasak dalam saus pedas dan manis berbahan dasar gochujang (pasta cabai merah). Hidangan ini sering kali ditambah dengan bahan-bahan lain seperti fish cake, telur rebus, dan sayuran, menciptakan kombinasi rasa yang menggugah selera.
Baca juga : Pengalaman Ngabuburit Sambil Berkenalan dengan Budaya Hansik di Korea 360
Dan masih banyak lagi hidangan khas negara gingseng tersebut, dari makanan berat hingga camilan-camilan khas lainnya.
Kunjungan ke K-Food Fai tidak hanya tentang makanan, tetapi juga tentang suasana yang ramah dan penuh dengan budaya. Dengan penampilan yang mencerminkan budaya Korea dan staf yang siap membantu, pengunjung akan merasa disambut dan nyaman.
Dari hasil wawancara yang dilakukan Media Indonesia, Sabtu (13/7) kepada salah satu chef dari Korean Chef Restaurant Association, Eo Jin Song, mengatakan, "Bahan-bahan yang digunakan untuk makanan ini kita import karena ada beberapa bahan tidak bisa didapat di Indonesia seperti gochujang, bumbum khas Korea lainnya, tetapi kalau sayur dari Indonesia. Yang kami sajikan ini makanan seol ya pasti mudah didapat di Seoul."
Mencicipi hidangan Korea di K-Food Fai adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Dengan berbagai hidangan lezat, tempat ini adalah destinasi ideal bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat kelezatan dan kekayaan budaya Korea. Jadi, jangan ragu untuk merencanakan kunjungan Anda dan nikmati sensasi kuliner Korea yang autentik dan tak terlupakan! (Z-1)
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan menikmati hidangan lezat bersama orang terdekat.
SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort mengajak Anda merayakan Tahun Baru Imlek melalui “Flavours of Prosperity”, sebuah perayaan makan malam yang menyambut hangat tahun kuda.
Perayaan Natal tidak hanya identik dengan dekorasi meriah dan momen kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan ragam makanan khas Natal dari berbagai negara.
ibis Styles Medan Pattimura mempersembahkan rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pengalaman Natal dan Tahun Baru yang menyenangkan
Thailand dikenal dengan kulinernya yang kaya rempah, bercita rasa kuat, dan mudah diterima lidah orang Indonesia.
Chef Syrco sering mengundang para produsen, petani, dan nelayan untuk merasakan sendiri hasil bumi mereka di restorannya.
Festival ini digelar beriringan dengan Korean Day ke-20 yang diselenggarakan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea, Fakultas Ilmu Budaya UGM.
Tahun ini, KCCI berkolaborasi dengan Universitas Nasional (Program Studi Bahasa Korea) dan Universitas Mercu Buana untuk pengadaan kelas tari K-Pop.
Berkolaborasi dengan Festival Kota Lama Semarang, KCCI menghadirkan rangkaian perjalanan 1.000 km Hanbok dengan beragam aktivitas.
Kota Jinju, Korea Selatan, dikenal sebagai salah satu dari lima produsen sutra terbaik di dunia. Sejak 1912, 80% sutra Korea dihasilkan dari kota ini.
Hotblast akan mewakili Indonesia untuk bertanding dalam KCDF 2024 Final Round di Seoul, Korea pada September 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved