Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Menyikapi Obat Palsu di Pasaran: Langkah Tepat dari Apoteker untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Maraknya peredaran obat palsu di Indonesia menjadi perhatian serius di berbagai daerah, termasuk di Bangkalan, Jawa Timur. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) PCB Bangkalan Kota menegaskan pentingnya keterlibatan apoteker dalam menangkal penyebaran obat palsu serta meningkatkan literasi masyarakat tentang bahaya penggunaannya.
Obat palsu bisa berupa obat yang tidak mengandung bahan aktif, mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan, atau tidak diproduksi sesuai standar farmasi yang berlaku. Dalam banyak kasus, masyarakat sulit membedakan antara obat asli dan palsu karena kemasannya yang sangat mirip. Inilah sebabnya, edukasi menjadi kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan obat-obatan tersebut.
PAFI PCB Bangkalan Kota telah mendorong para apoteker di wilayahnya untuk aktif memberikan edukasi langsung kepada pasien, baik di apotek maupun melalui kegiatan penyuluhan masyarakat. Salah satu materi yang ditekankan adalah cara mengenali obat yang aman, mulai dari melihat izin edar BPOM, kondisi kemasan, hingga tempat pembelian.
Selain edukasi, pengawasan juga menjadi bagian penting dalam penanggulangan obat palsu. PAFI PCB Bangkalan Kota mendukung upaya pemerintah dan BPOM dalam memperketat pengawasan distribusi obat melalui sistem pelacakan berbasis kode QR. Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengecek keaslian produk obat hanya dengan memindai kode di kemasan.
Penggunaan teknologi juga menjadi salah satu solusi untuk menekan peredaran obat palsu. Platform e-commerce resmi yang telah terverifikasi kini mulai menjadi rujukan alternatif yang lebih aman untuk membeli obat, dibandingkan dengan membeli dari toko daring tanpa legalitas. PAFI PCB Bangkalan Kota mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih sumber obat yang terpercaya.
Di sisi lain, keberadaan apoteker yang profesional dan tersertifikasi juga menjadi benteng terakhir agar masyarakat tidak terjebak dalam pembelian obat yang meragukan. PAFI PCB Bangkalan Kota menekankan bahwa setiap apotek wajib memiliki apoteker yang siap memberikan informasi valid terkait obat-obatan.
PAFI PCB Bangkalan Kota berharap kerja sama antara masyarakat, apoteker, dan pemerintah daerah bisa menciptakan ekosistem farmasi yang aman dan sehat. Pencegahan peredaran obat palsu bukan hanya tanggung jawab regulator, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat itu sendiri.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program layanan kesehatan pafipcbangkalankota.org dapat melihatnya di website resmi mereka di https://pafipcbangkalankota.org
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved