Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jangan Terkecoh Mitos, Informasi tentang Ibu dan Anak Harus Didapat dari Sumber Kredibel

Putri Rosmalia Octaviyani
08/12/2025 16:33
Jangan Terkecoh Mitos, Informasi tentang Ibu dan Anak Harus Didapat dari Sumber Kredibel
Siniar Cerita Moms.(Dok. Cerita Moms)

DI tengah derasnya arus informasi saat ini, diperlukan kehati-hatian dalam mencari sumber informasi yang akurat. Khususnya terkait dengan kesehatan ibu dan anak

Dengan banyaknya informasi di era digital yang muncul tanpa bisa divalidasi, seorang ibu pasti dibuat pusing memilah-milah. Tak heran, situasi tersebut membuat mitos-mitos yang berkembang di masyarakat seputar ibu hamil dan pendekatan untuk anak ditelan mentah-mentah. 

Padahal, dibutuhkan sumber terpercaya agar bisa memberikan yang terbaik saat menjalani peran ibu baru. Salah satu cara untuk mendapatkan informasi yang tepat adalah dengan mendengar penjelasan dari dokter di bidangnya masing-masing. Hal itu salah satunya bisa didapatkan lewat siniar atau podcast Cerita Moms. 

Cerita Moms merupakan sebuah wadah diskusi aman dan nyaman untuk menemani Moms menjadi ibu hebat. Di sana para ibu atau calon ibu bisa berbagi pengalamannya, menjalin koneksi yang saling mendukung para orang tua, dan tentunya didampingi para ahli di bidangnya, seperti dokter spesialis.

Setiap pekannya, dihadirkan siniar atau podcast yang setiap pekannya membahas berbagai pengalaman para ibu ditemani ahli dan dokter spesialis. Beberapa di antaranya adalah dengan membahas mitos dan fakta seputar kehamilan bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Ardiansjah Dara. Di sana dibahas soal asupan ibu hamil, aktivitas selama hamil, hingga mitos mengenai prediksi jenis kelamin bayi.

“Makan makanan pedas yang berlebihan akan menaikkan asam lambung. Soalnya, orang hamil lambungnya itu sensitif. Makan pedas pada trimester pertama harus diminimalisir," kata Dara, dalam keterangan yang diterima, Senin, (8/12).

Dara menjelaskan, di trimester 2-3, asam lambung sudah turun, tapi tetap harus dibatasi tergantung kondisi si ibu. Jika ibunya terkena maag, maka ibu tidak bisa makan dengan baik sehingga asupan yang masuk tidak optimal.

“Hal itu akan berpengaruh terhadap janinnya, nutrisi untuk bayi akan berkurang. Ketika asam lambung naik sampai ke leher, maka lidah bagian belakang akan terasa pahit sehingga si ibu cenderung perlu sesuatu untuk menghilangkan si pahit tersebut, seperti butuh sesuatu yang kuat, misalnya pedas atau manis,” tutur Ardiansjah Dara.

Selain itu juga terdapat pembahasan perihal sensitivitas kulit anak. Dokter spesialis anak, Nunki Andria menjelaskan, permasalahan kulit anak bisa mengganggu tumbuh kembangnya jika Moms melakukan pendekatan yang kurang tepat.

"Pada anak, sistem kekebalan tubuh, kulit, masih berkembang. Mereka bukan orang dewasa mini. Banyak transisi dari sebelumnya masih sensitif, lembut, halus, pelindung bagian luar belum optimal. Ketika terpapar dari lingkungan, seperti asap, detergen, atau gerah, hal itu bisa menyebabkan iritasi," katanya.

Selain itu juga terdapat berbagai pembahasan lain. Mulai dari soal pengasuhan, tumbuh kembang anak, hingga kebutuhan gizi anak dan ibu hamil. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik