Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis dari UKK Respirologi Ilmu Kesehatan Anak, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Cynthia Centauri Sp.A. Subsp. Resp. (K) menyampaikan bahwa paparan polusi udara dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak bahkan sejak masa kehamilan.
"Polutan yang terhirup ibu hamil dapat masuk ke aliran darah, menembus plasenta, dan memicu stres oksidatif serta peradangan yang berdampak pada janin," kata Cynthia dikutip Senin (13/10).
Ia mengungkapkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara kadar partikulat halus (PM2,5 dan PM10) dengan gangguan tumbuh kembang anak.
Penelitian di Harvard, misalnya, menemukan anak dari ibu perokok memiliki tinggi badan lebih rendah dibandingkan anak dari ibu bukan
perokok.
Selain itu, penelitian di Jakarta oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) juga mengungkapkan bahwa peningkatan kadar PM2,5, jelaga, dan nitrogen dioksida (NO2) berkorelasi dengan penurunan berat badan bayi lahir.
"Berat badan bayi bisa turun hingga puluhan gram hanya karena peningkatan kecil polutan udara," ujarnya.
Menurut Cynthia, dampak polusi tidak hanya berdampak pada fisik.
Ia menyebut, penelitian di Brasil dan Amerika Serikat (AS) juga menunjukkan bahwa paparan polusi lalu lintas berkaitan dengan risiko gangguan neurologis seperti autisme (ASD) dan ADHD.
"Polusi udara merupakan ancaman serius bagi generasi masa depan karena dapat mengganggu pertumbuhan, fungsi kognitif, hingga perkembangan saraf anak," tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, kata dia, penggunaan masker N95, pemantauan kualitas udara, dan pembatasan aktivitas luar ruang saat polusi tinggi dapat menjadi langkah pencegahan penting.
"Mari kita semua saling menjaga karena polusi udara sebetulnya bisa dikurangi bila pelaku atau kita semua sadar bahwa ada lingkungan sekitar dan masa depan yang harus dijaga bersama," pungkas Cynthia. (Ant/Z-1)
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Pada 2022, beban ekonomi akibat dampak kesehatan dari polusi udara diperkirakan mencapai US$220 miliar, atau sekitar 6,6% dari PDB nasional (PPP).
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 70,5 mikrogram per meter kubik.
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan laman IQAir, maka kelompok sensitif disarankan agar sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved