Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah kesibukannya sebagai aktris, produser, hingga pengusaha, Prilly Latuconsina mengaku menyenangi sejumlah aktivitas outdoor seperti diving dan memancing.
Selain diving dan memancing, Prilly sering berpindah-pindah lokasi syuting dari satu kota ke kota lain. Perbedaan cuaca dan paparan lampu studio yang panas itu sering membuat kulitnya mudah lelah dan kusam. Hal itu mendorongnya untuk lebih serius merawat kulit sekaligus berani mencoba hal-hal yang sebelumnya ia hindari.
"Bagi aku menjaga kesehatan kulit jadi bagian penting dari pekerjaan," kata Prilly pada event Starry Night Talks & Insights 2.0 di Jakarta.
Lebih jauh, dia mengakui usianya yang tak lama lagi akan memasuki 30 tahun membuatnya semakin peduli pada kesehatan kulit, terutama untuk perawatan anti-aging.
Menurutnya, usia 30 merupakan fase yang berarti, sehingga dia ingin memasuki periode tersebut dengan kebiasaan lebih baik seperti semakin memberikan perhatian terhadap kesehatan kulit, kenyamanan diri, dan menghargai tubuh.
Ia bercerita sejak 2024, dirinya memberanikan diri menjalani perawatan suntik kulit yang sejak dulu ia takuti. Ketakutan itu perlahan hilang setelah ia merasakan langsung manfaatnya.
“Aku awalnya takut banget treatment suntik-suntik. Tapi ternyata bikin kulit makin glowing dan yang paling aku suka, habis treatment bisa langsung kerja,” jelasnya.
Perubahan kondisi kulit itu membuat perubahan besar pada rasa percaya dirinya. Jika dulu Prilly sering merasa kurang nyaman tampil natural, kini Prilly jauh lebih santai tampil tanpa riasan maupun filter.
Selain kulit kusam, Prilly juga lama berjuang menerima bekas cacar di wajah yang dia miliki sejak kecil. Bekas itu sering membuatnya tidak percaya diri saat tampil di layar lebar.
Prilly pun mengungkapkan antusiasmenya ketika dirinya ditunjuk menjadi brand ambassador Cellbooster®, produk perawatan kulit asal Swiss, pada kesempatan tersebut. Prilly menjelaskan produk itu menjadi solusi bagi kebutuhan kulitnya yang harus selalu tampil prima setiap harinya.
"Sebagai seseorang yang aktif di industri hiburan, menjaga kesehatan kulit itu investasi jangka panjang buat aku. Aku bersedia jadi brand ambassador karena sudah merasakan sendiri khasiatnya. Sejak pertama kali menggunakan pada tahun 2024, aku merasa ini benar-benar menjawab kebutuhan untuk kulit sehat dan glowing. Juga, membantu aku menjaga kualitas kulit tanpa mengubah karakter wajah asli aku," ungkap Prilly.
Direktur STI (ST Indonesia) Moses Yang menjelaskan pemilihan Prilly sebagai brand ambassador karena Prilly adalah representasi nyata dari perempuan modern yang aktif, percaya diri, serta tetap peduli dengan kesehatan kulitnya.
“Prilly bukan hanya populer, tapi dia benar-benar pengguna setia Cellbooster®, yang merasakan manfaatnya. Inilah yang membuat kampanye bersama Prilly terasa genuine dan inspiratif. Tema We Are Champion pada event ini merayakan semangat kolaborasi itu," tutup Moses Yang. (H-2)
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
Gangguan pada skin barrier dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) serta memicu respons neuro-inflamasi, yang membuat kulit semakin reaktif terhadap berbagai stimulus.
Pasien saat ini semakin selektif dan menginginkan hasil yang terlihat alami, bukan berlebihan, sekaligus tetap aman untuk penggunaan berulang.
Dengan pendekatan berbasis customer-centric dan solution-first, Miracle mengidentifikasi tiga isu pokok hiperpigmentasi berdasarkan skin issues atau cases.
Seluruh produk inovasi ERHA Skincare mengedepankan clinically created, dermatologist trusted
Air beras untuk wajah, cuci muka pakai air beras, manfaat air beras, skincare alami, kulit glowing, rice water skincare, perawatan wajah tradisional
Indonesia merupakan pasar estetika yang sangat dinamis, terutama pada segmen perawatan non-bedah.
Di balik meningkatnya permintaan, masih tampak satu kecenderungan yang konsisten, yakni banyak pasien Indonesia memilih menjalani perawatan estetik ke luar negeri.
Meski gaya hidup sehat bisa memperlambat penuaan, kulit tetap memerlukan perawatan khusus untuk mengembalikan kekencangan dan vitalitasnya.
Dalam presentasinya, dr. Olivia membawakan materi berjudul 'Breaking Barriers, Building Brands: A Woman’s Path to Business Leadership'.
Peluncuran buku ini sekaligus menjadi perwujudan nyata dari tagline perusahaan, 'Advancing Your Business', yakni semangat untuk terus menumbuhkan bisnis para mitra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved