Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKHIR tahun adalah musim liburan bagi keluarga dan menjadi momen yang ditunggu. Apalagi, anak sekolah juga memasuki libur semester pertama. Banyak keluarga yang menghabiskan waktu untuk berlibur dan bepergian bersama.
Waspada, aktivitas liburan dan mobilitas tinggi, sekaligus mengunjungi tempat umum, akan meningkatkan risiko terkena penyakit. Hal ini tidak dapat dihindari karena banyak orang yang berkumpul di satu tempat sehingga jika ada yang menderita sakit, terutama jika penyakitnya menular, maka penyakit akan mudah bertransmisi ke orang lain.
Anak-anak lebih rentan terkena transmisi penyakit dari orang lain karena daya tahan tubuhnya belum terbentuk sempurna seperti orang dewasa. Oleh karena itu, orang tua perlu berhati-hati mengajak anak berlibur ke tempat umum agar tidak tertular penyakit seperti cacar air dan gondongan yang merebak di sejumlah wilayah.
Jaga Pola Makan dan Istirahat Anak
Liburan seringkali membuat jadwal makan dan tidur anak terganggu. Padahal, pola makan bergizi dan istirahat yang cukup adalah kunci menjaga daya tahan tubuh.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Infeksi dan Penyakit Tropis Anak, Dr. Anggraini Alam, Sp.A(K), menegaskan pentingnya memastikan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mencakup protein, sayuran, buah, dan susu.
“Anak usia sekolah membutuhkan tidur 9-11 jam setiap malam untuk menjaga kesehatan fisik dan mental,” tambahnya.
Kenali Gejala Cacar Air dan Gondongan
Perjalanan selama liburan meningkatkan peluang anak terpapar penyakit menular. Penting bagi orang tua untuk mengenali gejala awal cacar air seperti bintik merah atau demam, dan gondongan yang biasanya ditandai dengan pembengkakan di leher.
“Segera konsultasikan dengan dokter jika gejala ini muncul agar penyakit dapat diatasi lebih dini,” jelas Anggi.
Hindari Kontak Dekat dengan Penderita
Anak-anak sering bersosialisasi dengan banyak orang selama liburan. Orang tua perlu mengingatkan anak untuk menghindari kontak dengan orang yang menunjukkan tanda-tanda penyakit seperti cacar air atau gondongan.
“Kedua penyakit ini menular melalui percikan ludah atau kontak langsung dengan lesi kulit. Gunakan masker dan jaga jarak saat berada di sekitar penderita,” kata Anggi.
Pastikan Vaksinasi Lengkap Sebelum Bepergian
Vaksinasi adalah cara paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit menular seperti cacar air dan gondongan. Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) dan Varicella, atau kombinasi MMRV yang mencakup keempat penyakit tersebut, tersedia di Indonesia dan dapat diberikan sebelum perjalanan.
“Dengan vaksinasi, risiko komplikasi serius dapat dicegah, memastikan anak terlindungi selama liburan,” ungkap Dr. Anggi. Orang tua disarankan untuk memastikan jadwal imunisasi anak sudah lengkap sebelum bepergian.
Ajari Kebiasaan Hidup Bersih
Country Medical Lead MSD Indonesia, Dr. Mellisa Handoko Wiyono, menyebut, anak-anak perlu diajarkan tentang kebiasaan hidup bersih sejak dini.
"Ajari anak untuk mencuci tangan dengan sabun, menutup mulut saat batuk atau bersin, dan menghindari menyentuh wajah dengan tangan kotor adalah langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penularan penyakit,” jelasnya.
Membiasakan anak mengenakan masker juga adalah hal baik meskipun saat ini bukan lagi masa pandemi. (H-2)
KITA tahu bahwa surveilans merupakan tulang punggung penting pengendalian penyakit menular.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
KASUS influenza A H3N2 subclade K atau super flu sudah masuk ke Indonesia. Ketua Umum IDAI dr Piprim B Yanuarso mengimbau orangtua meningkatkan kewaspadaan terhadap super flu
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
BENCANA banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat benar-benar membawa luka mendalam dan dampak pada berbagai sisi kehidupan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved