Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PANTAS saja pepaya disebut sebagai buah super. Pepaya memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan.
Bahkan salah satu orang tertua di dunia, Pearl Taylor (103), menyebut pepaya sebagai rahasia umur panjangnya. Perempuan yang tinggal di Ohio, Amerika Serikat ini melalui akun Tiktoknya, menyebut selalu makan pepaya setiap hari.
Nyatanya berbagai penelitian juga menunjukkan jika bukan hanya daging buah pepaya yang mengandung banyak gizi. Biji pepaya juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Sebab, biji pepaya mengandung tinggi nutrisi, termasuk serat, flavonoid, polifenol, dan asam oleat.
Berikut 5 manfaat biji pepaya, yang dihimpun dari berbagai sumber:
1. Mencegah Kanker
Biji pepaya dapat mengurangi dan mencegah risiko tumbuhnya sel-sel kanker. Biji pepaya mengandung nutrisi dan antioksidan dalam jumlah yang sangat banyak, yang membuat biji pepaya memiliki sifat antikanker. Selain itu, zat lainnya yang terkandung di biji pepaya yaitu isotiosianat, yang bisa menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dan tumor.
2. Menjaga Kesehatan Usus
Sebuah studi menemukan bahwa terdapat enzim bernama proteolitik di dalam biji pepaya yang dapat membunuh bakteri dan parasit di usus. Mengonsumsi makanan yang mengandung enzim proteolitik dapat menjaga organ pencernaan.
3. Memperlancar Sistem Pencernaan
Biji pepaya juga bisa menyehatkan pencernaan. Karena biji pepaya memiliki serat tinggi yang dapat membantu memperlancar sistem pencernaan.
4. Turunkan Risiko Obesitas
Adanya serat tinggi pada biji pepaya, dapat membantu membuat tubuh merasa lebih cepat kenyang hingga kenyang terasa lebih lama. Sehingga jumlah asupan makanan akan terjaga dan bisa membantu menurunkan risiko obesitas.
5. Menjaga Kesehatan Ginjal
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi biji pepaya dapat menjaga dan melindungi kesehatan dan fungsi ginjal. Sebuah studi menemukan bahwa ekstrak biji pepaya bisa mencegah kerusakan ginjal tikus yang sebelumnya diinduksi toksin. Selain itu, biji pepaya juga tinggi antioksidan yang bisa mencegah kerusakan oksidatif sel dan melindungi fungsi ginjal. (M-1)
Beberapa jenis makanan bahkan diketahui memiliki senyawa antikanker dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Mahkota Dewa kaya senyawa aktif yang berpotensi melawan sel kanker payudara. Namun, konsumsi tetap harus hati-hati dan tak menggantikan pengobatan medis.
Ekstrak daun bidara menurunkan CD81 dan memicu apoptosis sel kanker payudara TNBC. Temuan riset in-vitro ungkap potensi herbal antikanker.
Sirsak dan madu adalah dua bahan alami yang sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk dalam terapi kanker.
Penelitian menunjukkan kulit lemon punya aktivitas antioksidan lebih kuat daripada airnya.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Penelitian terhadap 4.514 perempuan menunjukkan pola makan tinggi antioksidan dapat menunda menopause hingga satu tahun dan menurunkan risiko menopause dini.
Penelitian terbaru menjelaskan radikal bebas tidak hanya menyebabkan kerusakan, tetapi juga berperan penting dalam respirasi, imun, dan kesehatan tubuh.
Dunia perawatan kulit terus berkembang, dan salah satu cara alami yang semakin populer untuk mendapatkan kulit sehat dan berseri adalah melalui skin tea atau teh kulit.
Senyawa aktif dalam teh menunjukkan efek antioksidan, anti-inflamasi, serta kemampuan memperbaiki kerusakan kulit yang diinduksi sinar UV.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved