Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
POLA makan sehat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk kanker. Mengutip dari laman Ciputra Hospital asupan nutrisi tertentu dari bahan pangan alami dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis makanan bahkan diketahui memiliki senyawa antikanker dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
1. Brokoli
Brokoli dikenal sebagai salah satu sayuran dengan kandungan antikanker yang kuat. Sayuran ini mengandung sulforaphane, senyawa yang terbukti mampu menekan pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara. Selain itu, brokoli kaya vitamin C yang berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
2. Tomat
Tomat mengandung likopen, antioksidan kuat yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan. Konsumsi tomat secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko kanker, khususnya kanker prostat. Selain likopen, tomat juga mengandung serat serta vitamin C dan K yang baik bagi kesehatan.
3. Wortel
Wortel kaya akan beta karoten, serat, dan antioksidan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi wortel dapat membantu menurunkan risiko kanker prostat dan kanker paru-paru. Sayuran ini juga mudah diolah menjadi berbagai menu sehat, seperti sup atau camilan.
4. Apel
Apel mengandung polifenol, senyawa nabati yang memiliki sifat antikanker. Kandungan ini diketahui mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara, tanpa merusak sel sehat. Apel juga baik dikonsumsi sebagai camilan harian karena praktis dan bergizi.
5. Buah Beri
Kelompok buah beri, seperti blueberry dan bilberry, kaya akan antioksidan yang membantu melawan kerusakan sel. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah beri berpotensi menurunkan pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker kolorektal. Buah ini cocok dijadikan camilan sehat sehari-hari.
6. Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan ikan teri mengandung asam lemak omega-3 yang memiliki efek perlindungan terhadap kanker. Selain itu, ikan jenis ini juga kaya vitamin B dan mineral penting yang mendukung daya tahan tubuh.
7. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antikanker. Kurkumin diketahui mampu menghambat perkembangan lesi yang berpotensi menjadi kanker, terutama pada saluran pencernaan.
8. Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa alami yang berperan dalam membantu membunuh sel kanker. Konsumsi bawang putih juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan peradangan, sehingga baik untuk kesehatan secara menyeluruh.
9. Cokelat Hitam
Cokelat hitam mengandung flavonoid, polifenol, dan antioksidan yang berpotensi membantu menekan risiko kanker. Konsumsi cokelat hitam dalam jumlah wajar juga dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat kanker serta bermanfaat bagi kesehatan jantung.
Meski tidak dapat menggantikan pengobatan medis, mengonsumsi makanan sehat secara rutin dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif dalam menurunkan risiko kanker. (Z-1)
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
Mahkota Dewa kaya senyawa aktif yang berpotensi melawan sel kanker payudara. Namun, konsumsi tetap harus hati-hati dan tak menggantikan pengobatan medis.
Ekstrak daun bidara menurunkan CD81 dan memicu apoptosis sel kanker payudara TNBC. Temuan riset in-vitro ungkap potensi herbal antikanker.
Sirsak dan madu adalah dua bahan alami yang sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk dalam terapi kanker.
Biji pepaya mengandung nutrisi dan antioksidan dalam jumlah yang sangat banyak, yang membuat biji pepaya memiliki sifat antikanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved