Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Mahkota Dewa, Obat Alami untuk Kanker Payudara? Ini Temuannya 

Cornelius Juan Prawira
30/11/2025 13:34
Mahkota Dewa, Obat Alami untuk Kanker Payudara? Ini Temuannya 
Ilustrasi(freepik)

MAHKOTA Dewa (Phaleria macrocarpa) dikenal dalam pengobatan tradisional Indonesia. Buah ini dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, salah satunya sebagai antikanker

Berbagai penelitian ilmiah kini mulai menguatkan klaim tradisional tersebut. Ilmuwan sedang meneliti potensi buah Mahkota Dewa sebagai obat alami untuk melawan sel-sel kanker payudara.

Senyawa aktif melawan sel kanker 

Penelitian menunjukkan buah Mahkota Dewa kaya akan senyawa bioaktif penting. Senyawa kunci tersebut meliputi flavonoid, saponin, alkaloid, dan polifenol. Senyawa-senyawa inilah yang memberikan efek anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat.

Secara khusus, senyawa yang terkandung dalam Mahkota Dewa menunjukkan aktivitas anti-proliferatif. Artinya, senyawa tersebut mampu menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Beberapa studi juga menunjukkan kemampuan Mahkota Dewa untuk memicu apoptosis. Proses alami kematian sel terprogram pada sel kanker.

Fokus pada kanker payudara 

Beberapa studi di tingkat laboratorium (in vitro) menargetkan sel kanker payudara. Hasil awal menunjukkan ekstrak Mahkota Dewa memiliki potensi untuk merusak sel kanker tanpa merusak sel normal secara signifikan.

Potensi ini menjadikan Mahkota Dewa sebagai subjek penelitian penting. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan efektivitasnya secara klinis pada manusia.

Hati-hati dalam mengonsumsinya 

Meskipun memiliki potensi besar, buah Mahkota Dewa harus dikonsumsi dengan hati-hati. Umumnya, buah ini diolah menjadi air rebusan kering dan tidak dimakan mentah. 

Mahkota Dewa bukanlah pengganti pengobatan medis formal seperti kemoterapi atau radiasi. Konsultasi dengan dokter sangat disarankan sebelum menggunakan obat herbal apa pun, terutama saat menjalani terapi kanker. (alodokter/repository.ugm/mji.ui/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya