Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH sering meniup makanan panas sebelum menyuapi anak? Kebiasaan ini ternyata memiliki bahaya bagi kesehatan anak.
Dokter Spesialis Anak dr. Devie Kristiani, Sp.A (K) mengimbau orangtua atau setiap orang tidak meniup makanan sebelum menyuapinya ke anak. Berikut beberapa alasan mengapa meniup makanan saat hendak menyuapi anak berbahaya;
Bakteri atau virus dari mulut orang dewasa bisa masuk ke mulut anak, sehingga bisa menularkan berbagai penyakit.
Baca juga : Anak Sehat dan Cerdas Jadi Investasi Terbesar untuk Masa Depan Bangsa
"Baiknya jangan lagi ya. Karena di dalam mulut kita mungkin terdapat bakteri atau virus yang bisa menularkan penyakit pada anak. Apalagi kalau kita memang sedang sakit ya," kata dr Devie di Instagram pribadinya @dr.deviekristiani, Selasa (30/7).
Alasan lain adalah pada mulut orang dewasa biasanya terdapat bakteri Streptococcus Mutans (S. Mutans) yang menyebabkan gigi keropos.
"Bakteri S. Mutans penyebab gigi keropos dari mulut orang dewasa bisa masuk ke mulut anak," ungkap dr Devie.
Bahkan sejak sebelum tumbuh gigi, bakteri S. Mutans yang masuk ke mulut anak akan membentuk koloni dan mampu menyebabkan gigi keropos segera setelah tumbuh gigi pertama.(M-3)
Anton menyebutkan apabila gas air mata ini mengenai bagian mata bisa mengiritasi mata. Kondisi itu dapat menyebabkan mata perih, berair, dan membuat pandangan menjadi kabur.
Tindakan cepat dan tepat dapat membuat perbedaan signifikan dalam penanganan kecelakaan pada anak.
SAAT bayi tertidur tak jarang orangtua tidur di samping bayinya. Banyak orangtua yang memilih tidur bersama bayinya untuk memudahkan menyusui di malam hari.
MENGASUH bayi yang baru lahir memang menantang. Ada beberapa alat untuk meringankan pengasuhan bayi sehari-hari, seperti salah satunya baby bouncer.
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) memperkirakan kasus (diabetes melitus) DM tipe 1 pada anak usia 12 hingga 18 tahun meningkat saat ini dengan kenaikan mencapai 70%.
Sebagian dari kita mungkin pernah membawa ponsel atau buku ke toilet, berharap memanfaatkan waktu untuk membaca artikel atau sekadar menggulir media sosial.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved