Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada, Lucia Kris Dinarti, mengatakan, hingga saat ini penyakit jantung merupakan penyebab kematian dan kesakitan nomor satu di dunia.
"Penyakit jantung dapat dikategorikan menjadi dua, yakni dalam penyakit jantung dapatan dan penyakit jantung bawaan (PJB)," papar dia saat Pidato Pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Kardiologi Kedokteran Vaskuler, Kamis (28/12), yang berjudul Pulmonary Arterial Hypertension sebagai Komplikasi Penyakit Jantung Bawaan: Tata Laksana Komprehensif dari Prevensi hingga Rehabilitasi.
Penyakit jantung dapatan, jelas Lucia, merupakan penyakit jantung yang terjadi karena paparan faktor lingkungan dan gaya hidup yang terjadi setelah lahir, misalnya penyakit jantung koroner, penyakit jantung katup, dan gagal jantung. Sementara itu, penyakit jantung bawaan merupakan penyakit jantung yang terjadi akibat abnormalitas perkembangan jantung saat masih dalam janin dan berlanjut hingga setelah lahir.
Baca juga : Ini Tanda dan Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Anak
Ia mengatakan, belum adanya sistem deteksi dini di Indonesia yang diterapkan pada anak-anak mengakibatkan sebagian besar anak dengan keluhan ringan tidak terdiagnosis dengan tepat. "Sampai saat ini, deteksi dini kesehatan pada anak-anak tidak secara spesifik mendeteksi kelainan bawaan pada jantung," terang dia.
Padahal, di negara maju, seperti Jepang misalnya, deteksi dini untuk PJB telah dilakukan secara berjenjang mulai dari masa janin, bayi, anak-anak, dan usia sekolah.
"Dengan melakukan metode deteksi dini berjenjang tersebut, PJB dapat diketahui sejak dini sebelum muncul manifestasi klinis yang lebih berat sehingga dapat dilakukan tindakan penutupan," kata dia.
Di Jepang, keberhasilan deteksi dini berjenjang tersebut menurunkan secara drastis angka kejadian PJB pada usia dewasa.
Banyaknya penderita PJB pada usia dewasa di Indonesia, khususnya Yogyakarta, pada umumnya menunjukkan kurangnya deteksi dini pada saat awal masa kanak-kanak, bahkan pada bayi. Saat ini, lanjut dia, deteksi PJB kritis pada bayi baru lahir dengan menggunakan metode pulse oxymetry sudah mulai dilaksanakan dan sudah diadopsi oleh Kementerian Kesehatan menjadi program nasional. (H-2)
Dr. Radityo menjelaskan bahwa tidak semua kelainan jantung bawaan dapat langsung terdeteksi saat bayi lahir.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Echocardiography merupakan metode utama non-invasif, tanpa radiasi, dan akurat untuk mendeteksi, mendiagnosis, serta memantau struktur dan fungsi jantung bayi dan anak.
Kenali berbagai jenis penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, aritmia, dan lainnya. Pelajari penyebab dan gejalanya di sini.
Penyakit ini muncul sejak lahir dan dapat mengganggu peredaran darah serta pernapasan. Selain faktor keturunan, ada empat penyebab lain yang perlu diwaspadai sejak masa kehamilan.
Tata laksana penyakit jantung bawaan (PJB) yang tepat sejak awal dapat mengurangi dampak kerusakan organ yang lebih parah.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved