Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Komunikasi dan Pelayanan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman mengatakan fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) telah menyediakan skrining Penyakit jantung bawaan (PJB) yang diharapkan masyarakat bisa memaksimalkan fasilitas yang ada agar mendapat pelayanan utama atau rujukan.
"Sejak tahun 2023, Indonesia mulai mengembangkan program skrining penyakit jantung bawaan kritis di FKTP. Bayi dengan hasil skrining positif atau suspek penderita penyakit jantung bawaan kritis akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan tes konfirmasi dan tatalaksana sesuai dengan kondisinya. Bila diperlukan tatalaksana bedah, maka memerlukan instalasi pelayanan bedah jantung," kata Aji saat dihubungi, Rabu (12/2).
Pada saat ini terdapat 107 kabupaten/kota yang mampu memberikan layanan cathlab dan 24 provinsi yang mampu melakukan bedah jantung terbuka. Kementerian Kesehatan sedang kebut untuk meningkatkan ketersediaan alat kesehatan dan infrastruktur, memenuhi kebutuhan dokter spesialis dan nakes lainnya serta penguatan sistem rujukan yang dari FKTP ke Rumah Sakit rujukan.
"Ditargetkan pada tahun 2026 semua provinsi memiliki layanan untuk tatalaksana penyakit jantung," ujarnya.
Penyakit jantung bawaan (PJB) disebabkan oleh kelainan pada struktur dan fungsi jantung yang ditemukan sejak bayi dilahirkan. Kelainan ini terjadi pada saat janin berkembang dalam kandungan. Sejauh ini, penyebab PJB belum diketahui secara pasti.
"Beberapa penelitian menyebutkan bahwa risiko penyakit jantung bawaan pada bayi meningkat akibat paparan rokok saat kehamilan baik ibu perokok aktif maupun pasif, konsumsi obat-obatan tertentu, infeksi pada kehamilan, diabetes melitus, dan sindrom atau kelainan genetik tertentu, seperti down syndrome," ujar dia.
Pembentukan jantung terjadi di masa awal kehamilan dan hampir selesai pada masa 4 minggu setelah pembuahan, yaitu saat ibu sering kali baru menyadari kehamilannya. Untuk itu, penting bagi setiap Ibu untuk menjaga kesehatan dan asupan nutrisi saat mempersiapkan dan selama periode kehamilan. (Z-9)
Kenali berbagai jenis penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, aritmia, dan lainnya. Pelajari penyebab dan gejalanya di sini.
Penyakit ini muncul sejak lahir dan dapat mengganggu peredaran darah serta pernapasan. Selain faktor keturunan, ada empat penyebab lain yang perlu diwaspadai sejak masa kehamilan.
Tata laksana penyakit jantung bawaan (PJB) yang tepat sejak awal dapat mengurangi dampak kerusakan organ yang lebih parah.
Penyakit jantung bawaan (PJB) adalah kelainan pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir.
Kapasitas penanganan intervensi (bedah dan nonbedah) saat ini hanya mampu menangani 7.500 kasus/tahun. Artinya, puluhan ribu anak tidak tertangani optimal setiap tahunnya.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah memaparkan pemeriksaan ultrasonografi (USG) fetomaternal sangat bermanfaat untuk mendeteksi lebih awal penyakit jantung bawaan pada janin.
Penyakit jantung bawaan (PJB) adalah kelainan pada struktur jantung yang sudah ada sejak lahir.
PENYAKIT jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sayangnya, jumlah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah masih minim dan jauh dari target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved