Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
FLEK hitam yang disebabkan oleh paparan sinar matahari saat cuaca panas dapat dicegah dengan menggunakan produk perawatan kulit yang memiliki efek pencerah, seperti serum vitamin C. Hal ini dijelaskan oleh dokter spesialis kulit Fitria Agustina.
"Produk yang mengandung bahan seperti asam kojic, asam azelaat, atau vitamin C dapat membantu mengurangi intensitas flek hitam dengan penggunaan yang teratur," ungkap Fitria melalui wawancara pesan singkat, Jumat (4/5).
Fitria menambahkan bahwa paparan berlebihan terhadap sinar matahari dapat meningkatkan risiko hiperpigmentasi atau flek hitam pada kulit, terutama pada individu dengan jenis kulit gelap atau riwayat hiperpigmentasi.
Baca juga : Cara Aman Dapatkan Manfaat Sehat Sinar Matahari
Selain penggunaan serum pencerah, penggunaan tabir surya setiap hari juga sangat penting untuk mencegah peningkatan pigmentasi kulit yang sudah ada dan mencegah munculnya flek hitam baru.
Menurut dokter lulusan Universitas Indonesia ini, penggunaan tabir surya broad spectrum dengan SPF tinggi (minimal 30) dan PA++++ sangat dianjurkan untuk menghindari paparan sinar matahari berlebihan dan mencegah munculnya flek hitam.
Selain itu, penggunaan bahan eksfoliasi seperti AHA dan retinol topikal juga dapat membantu mengangkat lapisan kulit yang mengandung pigmentasi berlebihan, sehingga membantu memudarkan flek hitam. Untuk menjaga kelembaban kulit, Fitria menyarankan untuk menggunakan pelembab yang ringan dan tidak berminyak, terutama setelah mandi atau berada di bawah sinar matahari.
Baca juga : 5 Cara Menghambat Penuaan Dini
"Menggunakan AHA dapat membantu mengangkat lapisan kulit yang mengandung pigmentasi berlebihan, sementara retinol topikal dapat merangsang pergantian sel kulit baru dan memudarkan flek hitam secara bertahap," tulisnya.
Jika ingin menggunakan bahan yang lebih alami, Fitria menyarankan untuk menggunakan masker wajah atau scrub yang terbuat dari lemon, yogurt, atau madu untuk membantu memudarkan flek hitam. Namun, ia mengingatkan untuk tetap berhati-hati dalam menggunakan bahan-bahan tersebut, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif.
Fitria juga menekankan pentingnya minum banyak air untuk mencegah dehidrasi, yang dapat menyebabkan kulit terlihat kusam, kering, dan kurang elastis selama musim panas. Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman sehat yang kaya akan antioksidan untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.
Baca juga : Penggunaan Tabir Surya Harus Diulang Agar Dapat Perlindungan Maksimal
Bagi yang mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak, perlu diwaspadai risiko dehidrasi karena kopi bersifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine.
"Hindari paparan langsung sinar matahari pada pukul 9 pagi hingga 4 sore ketika sinar matahari paling kuat. Gunakan topi atau payung untuk melindungi kulit dari sinar matahari langsung, dan pilih pakaian yang longgar dan berbahan ringan untuk menjaga tubuh tetap sejuk," tambahnya.
Jika ada tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, urin gelap, pusing, atau kelelahan, disarankan untuk minum lebih banyak air jika perlu.(Ant/Z-10)
Studi terbaru mengungkap mikroplastik melepaskan ribuan bahan kimia berbahaya ke air akibat paparan sinar matahari. Simak risiko bagi ekosistem dan air minum.
Sinar matahari merupakan sumber energi alami utama bagi kehidupan di bumi dan sangat penting bagi kesehatan manusia bila dinikmati dengan porsi tepat.
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Cancer Council merekomendasikan agar perlindungan kulit bayi dan anak-anak lebih difokuskan pada penghalang fisik seperti kain pembungkus, pakaian, topi, serta penggunaan area teduh.
Keuntungan dari sinar matahari di pagi hari bukan hanya untuk bayi, tetapi juga untuk anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Penggunaan hidrokuinon melampaui kebutuhan bisa menimbulkan efek samping berupa ochronosis, penumpukan asam di bawah kulit yang menyebabkan munculnya flek hitam pada kulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved