Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Kementerian Perdagangan secara resmi memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas bawang putih. HET diterapkan dalam dua kategori pasar, yaitu pasar ritel sebesar Rp35 ribu per kilogram (kg) dan pasar tradi-sional Rp32
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti mengungkapkan, HET di pasar ritel ditetapkan lebih tinggi karena memiliki tingkat kebersihan produk yang lebih baik. “Kalau di toko ritel, bawang putih ini sudah bersih, dikupas. Itu saja yang membedakan,” ujar Tjahya di Tangerang Selatan, Banten, kemarin.
HET ditetapkan seiring telah masuknya bawang putih impor yang pada Rabu (8/5) tiba sebanyak 8.265 ton. “Jadi, sekarang stok sudah ada, tidak ada lagi alasan bagi para pedagang untuk menaikkan harga,” tegasnya.
Ia juga mengatakan telah mengantongi seluruh nama importir dan distributor sehingga bisa langsung melakukan tindakan jika terjadi kelangkaan atau kenaikan harga di daerah tertentu. Kalau di suatu pasar harganya naik, pihaknya akan menelusuri siapa distributornya. “Jika mereka sengaja bermain-main, pasti akan ada tindakan tegas, kami cabut izin usaha,” ucap Tjahya.
Sementara itu, Badan Ketahanan Pangan Kementan menyiram Sumatra Barat dengan 46 ton bawang putih. Itu dimaksudkan harga yang sempat mencapai Rp80 ribu per kg, tertekan dan HET ke masyarakat dipatok Rp35 ribu per kg. Dari 46 ton tersebut, 30 ton bawang putih diturunkan di Kota Padang, sisanya 16 ton bakal diturunkan di Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, saat operasi pasar di Pasar Raya Padang, kemarin, menjelaskan bawang putih diimpor dari Tiongkok dan dijual dengan harga Rp490 ribu per karung (20 kg) atau seharga Rp25 ribu per kilogram kepada distributor atau agen. Menurut Agung, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan stok bawang putih karena suplai ke Sumbar bisa langsung order ke pusat.
Disperindag Kota Bengkulu, kemarin, juga menegaskan akan memberikan sanksi jika ada pedagang yang menjual bawang putih di atas harga Rp50 ribu per kilogram. Kepala Disperindag kota Bengkulu Dewi Dharma mengatakan, sanksi yang dikenakan ialah teguran, dan bila distributor atau agen, sanksi administrasi dan cabut izin.
Gelar pasar murah
Guna mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok di bulan Ramadan ini, Pemkot Denpasar melalui Disperindag Kota Denpasar kembali mengelar pasar murah di Banjar Kerta Graha, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, kemarin. Sejumlah sembako yang disediakan di pasar murah tersebut, yaitu minyak goreng, beras, garam, gula, susu kaleng, mentega, mi instan, buah-buahan, tepung, dan banyak lagi kebutuhan pokok lainnya.
Kasi Tertib Niaga Disperindag Kota Denpasar, Putri Kurniasih mengatakan, kegiatan pasar murah itu dilaksanakan untuk membantu masyarakat dengan menekan harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri. Gelaran pasar murah itu sudah dilakukan dan akan berkelanjutan sampai 17 Mei 2019. (Tim Media/N-1)
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Bawang putih memiliki umbi berwarna putih yang terdiri dari beberapa siung dan memiliki aroma serta rasa yang kuat. Selain digunakan sebagai penyedap masakan
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur wajib yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan Nusantara maupun internasional.
SEJUMLAH ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sharjah, Uni Emirat Arab, melaporkan bahwa ekstrak bawang putih berpotensi dimanfaatkan sebagai obat kumur cegah bau mulut.
Peneliti menemukan makanan seperti bawang putih, sayuran hijau, daging, hingga kebiasaan minum alkohol dapat mengubah aroma tubuh.
Bawang putih bukan sekadar bumbu dapur. Satu siung kecil ternyata menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan. Mengonsumsi bawang putih secara rutin bisa menjadi “obat alami”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved