Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Nabi Nuh dan Mukjizatnya: Banjir Besar, Bahtera, Dakwah 950 Tahun

Wisnu Arto Subari
23/1/2026 08:13
Nabi Nuh dan Mukjizatnya: Banjir Besar, Bahtera, Dakwah 950 Tahun
Ilustrasi.(Freepik)

DALAM garis sejarah para nabi, Nabi Nuh AS menempati posisi yang sangat istimewa sebagai Rasul pertama yang diutus untuk menghadapi penyimpangan akidah yang sistematis. Kisahnya sering kali hanya diingat melalui visualisasi kapal besar dan banjir yang menenggelamkan dunia.

Namun, jika kita menggali lebih dalam, terdapat lapisan-lapisan mukjizat dan hikmah yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan modern saat ini, mulai dari aspek psikologi dakwah hingga konservasi lingkungan.

Siapa Nabi Nuh AS dan Mengapa Ia Diutus?

Nabi Nuh adalah keturunan kesembilan dari Nabi Adam AS. Ia diutus pada masa di mana umat manusia mulai terjebak dalam penyembahan berhala. Nama-nama berhala seperti Wadd, Suwa', Yaghuth, Ya'uq, dan Nasr sebenarnya adalah nama orang-orang saleh terdahulu yang kemudian dikultuskan secara berlebihan oleh generasi setelahnya.

Misi utama Nabi Nuh adalah mengembalikan manusia kepada tauhid. Namun, tantangan yang ia hadapi bukan sekadar penolakan lisan, melainkan penghinaan fisik dan sosial yang berlangsung selama ratusan tahun.

Berapa Lama Nabi Nuh Berdakwah dan Mengapa Pengikutnya Sedikit?

Salah satu mukjizat non-fisik Nabi Nuh adalah usianya yang sangat panjang. Al-Qur'an menyebutkan bahwa ia tinggal bersama kaumnya selama 950 tahun. Bayangkan sebuah perjuangan yang memakan waktu hampir satu milenium, namun hanya membuahkan hasil sekitar 80 pengikut.

Ini memberikan pelajaran tentang Psikologi Kesabaran. Di era instan saat ini, kisah Nabi Nuh mengingatkan kita bahwa keberhasilan tidak selalu diukur dari angka atau popularitas, melainkan dari konsistensi dalam memegang kebenaran. Pengikut Nabi Nuh yang sedikit tersebut mayoritas berasal dari kalangan ekonomi rendah, yang membuat kaum bangsawan saat itu semakin enggan untuk beriman.

Mukjizat Pembuatan Bahtera: Teknologi Wahyu di Tengah Gurun

Mukjizat paling ikonik adalah perintah Allah SWT untuk membangun sebuah bahtera (al-fulk). Ada beberapa fakta unik yang sering terlewatkan dalam bagian ini:

  • Lokasi Pembangunan: Nabi Nuh membangun kapal tersebut di daratan kering, jauh dari laut. Hal ini membuat kaumnya menganggap Nabi Nuh telah kehilangan akal.
  • Bimbingan Langsung (Divine Engineering): Kapal ini dibangun berdasarkan instruksi wahyu. Nabi Nuh bukanlah seorang pelaut atau tukang kayu profesional sebelumnya, namun ia mampu menciptakan struktur yang sanggup menahan beban ribuan pasang hewan dan hantaman gelombang setinggi gunung.
  • Material dan Kekuatan: Menggunakan kayu dari pohon jati atau kayu saj yang ia tanam sendiri selama puluhan tahun sebelum pembangunan dimulai.

Baca juga: Kisah Nabi Idris AS Manusia Pertama yang Mengenal Tulisan dan Jahitan

Banjir Besar dan Penyelamatan Biodiversitas Pertama di Dunia

Ketika "tanur" (dapur) mulai memancarkan air, itu adalah tanda dimulainya bencana global. Banjir Nabi Nuh bukan sekadar pembersihan kaum yang ingkar, tetapi juga merupakan operasi penyelamatan ekosistem pertama dalam sejarah. Perintah untuk membawa sepasang (jantan dan betina) dari setiap spesies hewan menunjukkan visi pelestarian alam yang luar biasa.

Nabi Nuh mengajarkan bahwa manusia memiliki tanggung jawab tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga sebagai khalifah yang menjaga keberlangsungan makhluk hidup lainnya di bumi.

Di Mana Kapal Nabi Nuh Berlabuh? Perspektif Arkeologi Modern

Al-Qur'an menyebutkan secara spesifik bahwa kapal tersebut berlabuh di Gunung Judi (Jabal Judi). Dalam beberapa dekade terakhir, para peneliti dan arkeolog telah melakukan pencarian intensif di wilayah pegunungan Ararat, Turki. Penemuan situs Durupinar, yang memiliki formasi tanah berbentuk kapal raksasa, terus menjadi subjek perdebatan ilmiah yang menarik, menghubungkan antara teks suci dan bukti fisik di lapangan.

People Also Ask: Pertanyaan Umum tentang Nabi Nuh

Siapa anak Nabi Nuh yang durhaka?

Anak Nabi Nuh yang menolak naik ke kapal dan akhirnya tenggelam bernama Kan'an. Kisah ini menjadi pengingat bahwa hidayah adalah hak prerogatif Allah dan hubungan darah tidak menjamin keselamatan tanpa iman.

Apa mukjizat Nabi Nuh yang paling utama?

Selain bahtera yang mampu selamat dari banjir besar, mukjizat utamanya adalah kesabaran yang luar biasa (Ulul Azmi) dan doa yang dikabulkan untuk membersihkan bumi dari kezaliman.

Berapa ukuran kapal Nabi Nuh?

Beberapa riwayat menyebutkan panjangnya mencapai 300 hasta, lebar 50 hasta, dan tinggi 30 hasta, terdiri dari tiga tingkat untuk manusia, hewan, dan persediaan makanan.

Practical Checklist: Meneladani Karakter Nabi Nuh AS

  • Resiliensi: Jangan menyerah pada tujuan baik meskipun lingkungan sekitar tidak mendukung.
  • Persiapan Matang: Membangun "bahtera" (persiapan/skill) sebelum "badai" (tantangan) datang.
  • Integritas: Tetap teguh pada prinsip meskipun dianggap aneh oleh mayoritas.
  • Kepedulian Lingkungan: Menyadari bahwa keberlangsungan hidup hewan dan tumbuhan adalah bagian dari misi kemanusiaan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Mengapa Nabi Nuh disebut sebagai Adam Kedua? Karena dari keturunan tiga putra Nuh yang selamat (Sam, Ham, dan Yafet), manusia kembali berkembang biak memenuhi bumi setelah banjir besar.
  2. Berapa lama proses pembuatan kapal Nabi Nuh? Beberapa riwayat menyebutkan antara 40 hingga 100 tahun.
  3. Apakah banjir Nabi Nuh melanda seluruh dunia? Sebagian ulama berpendapat banjir bersifat global, sementara sebagian lain berpendapat lokal di wilayah kaumnya, namun dampaknya menghapuskan peradaban yang ada saat itu.
  4. Apa doa terkenal Nabi Nuh dalam Al-Qur'an? Doa memohon keselamatan dan tempat berlabuh yang berkah (QS. Al-Mu'minun: 29).
  5. Apa nama kayu yang digunakan untuk kapal Nuh? Dalam banyak literatur Islam disebut kayu Saj (sejenis jati yang sangat kuat).
  6. Bagaimana cara Nabi Nuh mengumpulkan hewan? Atas izin Allah, hewan-hewan tersebut datang secara berpasangan dengan dorongan insting ilahi.
  7. Siapa istri Nabi Nuh? Istrinya termasuk yang tidak beriman dan berkhianat terhadap dakwahnya, sehingga ia tidak selamat dari banjir.
  8. Apa profesi Nabi Nuh selain berdakwah? Ia dikenal sebagai seorang tukang kayu dan petani yang tekun.
  9. Apa hikmah dari kisah Kan'an? Bahwa orang tua hanya bisa berusaha mendidik, namun pilihan iman ada di tangan masing-masing individu.
  10. Di negara mana Gunung Judi berada sekarang? Gunung Judi terletak di wilayah tenggara Turki, dekat perbatasan Suriah dan Irak.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya