Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Prabowo dan Starmer Sepakati Kemitraan Strategis Baru Indonesia-Inggris

M Ilham Ramadhan Avisena
21/1/2026 08:28
Prabowo dan Starmer Sepakati Kemitraan Strategis Baru Indonesia-Inggris
Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan PM Inggris Keir Starmer.(Antara)

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer secara resmi sepakati kemitraan strategis baru antara Republik Indonesia dan Inggris. Prabowo mengatakan, Inggris merupakan mitra penting dengan kekuatan di bidang teknologi dan keuangan.

"Kita memandang UK, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia," ujarnya di Lancaster House, London dikutip dari siaran pers, Rabu (21/1). 

Menurut Prabowo, kemitraan tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperoleh manfaat dari transfer teknologi dan kemampuan keuangan Inggris. "Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak," lanjutnya.

Dalam kerja sama strategis di bidang maritim, Prabowo menyampaikan, Inggris akan mendukung rencana Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan, serta memperbaiki desa-desa nelayan. Penguatan sektor maritim ini, menurutnya, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperbaiki konsumsi protein masyarakat. 

"Ini sangat strategis bagi kita. Ini sangat akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di bidang maritim. Saya ingatkan tiga perempat Tanah Air kita itu adalah laut dan konsumsi protein kita, oleh rakyat kita masih terlalu rendah. Kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi" kata Prabowo.

Kemitraan strategis baru antara Indonesia dan Inggris merupakan tindak lanjut dari Joint Statement on a New Strategic Partnership between the Republic of Indonesia and the United Kingdom yang telah disepakati oleh kedua pemimpin pada 2024 lalu. Kemitraan strategis baru itu merefleksikan komitmen kuat kedua negara dalam memperdalam hubungan yang telah terbangun. 

Dalam kemitraan strategis baru ini, empat pilar utama bertumpu pada penguatan pertumbuhan ekonomi; kerja sama di bidang iklim, energi, dan alam; peningkatan pertahanan dan keamanan; serta pengembangan manusia dan masyarakat. 

Melalui empat pilar itu, Indonesia dan Inggris berkomitmen membangun kemitraan yang inklusif, berkelanjutan, dan strategis, sekaligus memperkokoh posisi kedua negara sebagai mitra utama di kawasan dan di tingkat global. (E-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya