Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menegaskan ambisinya untuk mengakuisisi Greenland. Dalam pernyataannya di Gedung Putih pada Selasa waktu setempat, Trump mengeklaim aliansi pertahanan NATO akan merasa puas dengan hasil kesepakatan yang tengah ia upayakan terkait wilayah Arktik tersebut.
"Saya rasa kita akan menghasilkan sesuatu di mana NATO akan sangat senang dan kita juga akan sangat senang," ujar Trump kepada wartawan. Meski tidak merinci detail teknisnya, ia menekankan bahwa penguasaan pulau tersebut sangat krusial bagi stabilitas global. "Kita membutuhkannya untuk keamanan nasional, bahkan keamanan dunia sangatlah penting," tambahnya.
Meskipun ribuan warga Greenland telah turun ke jalan untuk memprotes rencana tersebut dengan slogan "Kami tidak untuk dijual," Trump tetap optimistis bahwa penduduk setempat akan mendukungnya. Ia mengaku belum berbicara langsung dengan mereka, namun mengeklaim, "Ketika saya berbicara dengan mereka, saya yakin mereka akan merasa senang."
Ambisi Trump atas Greenland juga terkait erat dengan kritik kerasnya terhadap Inggris soal Kepulauan Chagos. Trump menyebut keputusan Inggris menyerahkan Chagos ke Mauritius sebagai "tindakan bodoh" dan menjadikannya alasan tambahan mengapa AS harus mengamankan Greenland demi kepentingan keamanan nasional.
Trump dijadwalkan bertolak ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, untuk bertemu dengan pihak-pihak terkait. Namun, ia secara tegas menolak usulan pertemuan darurat G7 di Paris yang diajukan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. "Saya memiliki pertemuan dengan orang-orang yang terlibat langsung," kata Trump, sembari menyebut bahwa Macron tidak akan menjabat lebih lama lagi.
Dalam upaya mendapatkan Greenland, Trump mengisyaratkan penggunaan instrumen ekonomi yang agresif. Ia mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap sekutu Eropa jika kesepakatan tidak tercapai. Jika langkah tarif tersebut dijegal secara hukum oleh Mahkamah Agung, Trump menyatakan siap menggunakan cara lain.
"Anda akan mengetahuinya nanti," jawab Trump saat ditanya sejauh mana ia bersedia melangkah. "Kita harus menggunakan sesuatu yang lain. Kita bisa melihat soal lisensi atau hal-hal lainnya."
Meskipun retorikanya terhadap pemimpin Eropa seperti Emmanuel Macron dan Keir Starmer memanas di media sosial, Trump mengeklaim hubungan mereka tetap baik. "Mereka bersikap agak kasar saat saya tidak ada, tetapi saat saya ada, mereka memperlakukan saya dengan sangat baik," pungkasnya. (CNN/Z-2)
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Ilmuwan mengungkap penyebab zona gelap di lapisan es Greenland. Debu kaya fosfor memicu pertumbuhan alga yang mempercepat pencairan es akibat perubahan iklim.
Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menolak tawaran kapal rumah sakit Donald Trump dan menyindir sistem kesehatan AS yang berbayar.
Greenland mungkin melihat garis pantainya berubah ke arah yang berbeda dibandingkan kota-kota pesisir dunia lainnya. Tapi secara keseluruhan, laut dunia terus naik
Menlu AS Marco Rubio berupaya redakan ketegangan transatlantik di Munich 2026. Simak komitmen Washington dan respons pemimpin Eropa terkait keamanan NATO.
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengecam negara-negara NATO.
Donald Trump pertimbangkan AS keluar dari NATO setelah sekutu tolak amankan Selat Hormuz. Ia tegaskan militer AS tidak butuh bantuan siapa pun dalam konflik Iran.
Presiden AS Donald Trump meluapkan kekecewaan setelah negara-negara NATO menolak bantuannya di Selat Hormuz. Trump sebut NATO buat kesalahan konyol.
Presiden Donald Trump mengkritik sekutu NATO yang enggan terlibat militer di Selat Hormuz saat harga minyak melonjak akibat konflik Iran.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Kanselir Jerman Friedrich Merz dan pemimpin NATO desak Donald Trump batalkan penangguhan sanksi minyak Rusia demi menjaga tekanan internasional terhadap Kremlin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved