Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Minneapolis melontarkan kritik keras terhadap otoritas federal Amerika Serikat terkait penembakan yang menewaskan warganya Renee Nicole Good oleh seorang agen Immigration and Customs Enforcement (ICE). Para pejabat kota menilai pemerintah pusat berupaya menutup-nutupi fakta dan mendesak agar penyelidikan tidak hanya ditangani FBI tetapi juga melibatkan penyidik negara bagian Minnesota.
Wali Kota Minneapolis Jacob Frey menyampaikan tudingan tersebut dalam konferensi pers pada Jumat waktu setempat, dua hari setelah Good tewas ditembak di dalam mobilnya.
Wali Kota secara terbuka mengkritik respons pemerintahan Presiden Donald Trump yang dinilainya terburu-buru dan tidak transparan.
Menurut Frey, pernyataan sejumlah pejabat tinggi termasuk Presiden Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem telah membentuk kesimpulan sepihak sebelum penyelidikan rampung. Ketiganya sebelumnya menuding Good terlibat terorisme domestik tanpa disertai bukti dan sebelum proses investigasi berjalan penuh.
“Ini bukan saatnya menyembunyikan fakta. Jika tidak ada yang ditutupi, maka tidak perlu bersembunyi," kata Frey dikutip The Guardian.
Menurutnya, pernyataan pemerintah pusat justru menunjukkan kesan kuat bahwa kesimpulan telah ditarik sejak awal.
“Mereka menyebut korban sebagai teroris domestik. Mereka menyebut tindakan agen sebagai bentuk pembelaan diri. Kita tahu banyak hal seolah sudah diputuskan. Jika tidak ingin menyembunyikan fakta, mengapa tidak merangkulnya?” ujar Frey.
“Permintaan kami sederhana, yaitu mengungkap kebenaran dan melibatkan biro penyelidikan kriminal negara bagian agar ada penyelidikan yang adil bagi Minneapolis," imbuhnya.
Pernyataan Frey disampaikan bertepatan dengan seruan Gubernur Minnesota Tim Walz agar warga mengheningkan cipta untuk mengenang Good. Seruan itu muncul setelah dua malam berturut-turut aksi protes damai berlangsung di Minneapolis dan sejumlah wilayah lain sebagai respons atas kebijakan imigrasi keras pemerintahan Trump.
Otoritas kota pada Jumat pagi waktu setempqt mulai membersihkan barikade darurat yang dipasang demonstran dan membuka kembali sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi penembakan. Meski suhu udara ekstrem dingin, aksi massa besar yang digelar Kamis malam dilaporkan berlangsung relatif tertib.
Warga juga terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Karangan bunga berwarna merah, kuning, dan hijau kontras dengan hamparan salju dan es di lokasi.
Aksi solidaritas juga meluas ke kota-kota lain di Amerika Serikat, antara lain New York, Los Angeles, Philadelphia, dan Portland, Oregon, yang menandai meluasnya tekanan publik agar kasus penembakan oleh agen ICE tersebut diusut secara terbuka dan independen. (Z-10)
Ketegangan memuncak di Minneapolis setelah agen ICE menembak mati seorang perempuan. Wali Kota Jacob Frey tuntut ICE segera angkat kaki dari kota tersebut.
Ia menilai kondisi kemanusiaan menunjukkan perbaikan seiring derasnya bantuan yang mulai masuk ke wilayah konflik.
Donald Trump mengundang sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza.
Kebijakan perdagangan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai kenaikan tarif impor terhadap delapan negara Eropa.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyerukan tindakan keras “tanpa kompromi” terhadap pihak-pihak yang ia sebut sebagai penghasut, menyusul gelombang unjuk rasa.
Donald Trump mempertimbangkan beragam opsi intervensi terhadap Iran di tengah eskalasi protes anti-pemerintah yang berujung pada penindasan keras.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved