Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Trump Buka Keran Investasi Minyak Venezuela untuk Perusahaan AS

 Gana Buana
10/1/2026 13:37
Trump Buka Keran Investasi Minyak Venezuela untuk Perusahaan AS
Trump Buka Keran Investasi Minyak Venezuela.(The Guardian)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menawarkan peluang investasi besar di sektor minyak Venezuela kepada perusahaan energi Amerika. Dalam pertemuan dengan para eksekutif industri migas di Gedung Putih, Trump menyatakan Venezuela kini “terbuka untuk bisnis” dan siap menjadi ladang baru eksploitasi energi bagi perusahaan AS.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat (9/1) di Ruang Timur Gedung Putih dan dihadiri pimpinan sejumlah raksasa minyak, antara lain Chevron, ExxonMobil, dan ConocoPhillips. Trump menegaskan pemerintahannya akan menjamin keamanan penuh bagi perusahaan yang bersedia menanamkan modal miliaran dolar di negara Amerika Latin itu.

Trump mengaitkan peluang tersebut dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, yang menurutnya membuka jalan bagi keterlibatan kembali perusahaan minyak AS di Venezuela. Negara itu diketahui memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, meski produksinya terus menurun dalam dua dekade terakhir.

“Venezuela akan menjadi sangat sukses, dan rakyat Amerika Serikat akan menjadi penerima manfaat besar,” kata Trump, dilansir dari The Guardian, Sabtu (10/1).

Ia menambahkan, peningkatan produksi minyak Venezuela diharapkan dapat menekan harga energi global.

Dalam kesempatan yang sama, sejumlah eksekutif migas menyatakan kesiapan untuk membantu membangun kembali infrastruktur minyak Venezuela, yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan akibat kurangnya investasi dan sanksi internasional. Pernyataan tersebut menjadi komentar publik pertama dari sebagian perusahaan sejak penangkapan Maduro.

Industri minyak Venezuela sempat mengalami masa kejayaan pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Namun, produksi merosot tajam setelah pemerintah Presiden Hugo Chávez memperketat kontrol negara atas sektor energi dan membatasi peran perusahaan asing. Sejak itu, fasilitas produksi menua dan investasi asing terus menurun.

Trump menyatakan pemerintah AS akan memastikan kepastian hukum dan keamanan bagi perusahaan minyak yang beroperasi di Venezuela. “Kami akan mengekstraksi minyak dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Langkah Trump tersebut menuai perhatian internasional, mengingat sejarah panjang ketegangan politik antara Washington dan Caracas serta dampak geopolitik dari keterlibatan asing di sektor energi Venezuela. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya