Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, menunjukkan sikap menantang dalam pidatonya baru-baru ini sebagaimana dilansir Latin Times, Kamis (8/1). Ia menegaskan bahwa tidak ada kekuatan asing yang memerintah negara itu.
Ia menyampaikan itu beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim pemerintahannya akan mengoordinasikan transisi politik Venezuela. Trump memperingatkan bahwa ia dapat menghadapi konsekuensi berat jika gagal mematuhi tuntutan AS.
"Kita memerintah di sini bersama rakyat. Pemerintah Venezuela memerintah negara kita, bukan orang lain. Tidak ada agen eksternal yang memerintah Venezuela," ujar Rodríguez di televisi pemerintah setelah melantik komisi ekonomi dan ketahanan pangan.
Menanggapi ancaman secara langsung, ia menambahkan, "Mereka yang mengancam saya, saya katakan ini dengan jelas. Nasib saya hanya ditentukan oleh Tuhan."
Rodríguez, yang dilantik pada Senin (5/1) setelah operasi yang dipimpin AS menangkap Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, mengatakan bahwa rakyat Venezuela sedang bergerak untuk menuntut pembebasan mereka.
Trump mengatakan para pejabat senior, termasuk Marco Rubio, Pete Hegseth, Stephen Miller, dan JD Vance,akan mengawasi transisi. Ia menambahkan bahwa ia akan membuat keputusan akhir.
Komentar Rodriguez kontras dengan pesan lebih damai yang diterbitkan pada Minggu (3/1). Ia mendesak Washington bekerja sama dan menyerukan perdamaian dan dialog, bukan perang.
Pada saat itu ia menyerukan hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati berdasarkan kedaulatan dan nonintervensi, terutama tanpa menyebutkan penahanan Maduro.
Pernyataan itu menyusul peringatan tajam dari Trump selama wawancara dengan The Atlantic. Ia mengatakan Rodríguez akan, "Membayar harga yang sangat mahal, mungkin lebih besar daripada Maduro," jika ia tidak bertindak sesuai dengan harapan AS.
Ia kemudian mengatakan bahwa ia, "Bersedia melakukan yang kami anggap perlu." Ia pun memberi sinyal bahwa tekanan akan terus berlanjut, termasuk kemungkinan tindakan militer lebih lanjut.
Menurut laporan Politico, para pejabat AS tmenyampaikan daftar tuntutan kepada Rodríguez, termasuk menindak tegas perdagangan narkoba, mengusir agen-agen Iran, Kuba, dan negara-negara musuh lain, serta menghentikan penjualan minyak kepada musuh-musuh AS.
Para pejabat juga mengharapkan dia untuk memfasilitasi pemilihan umum pada akhirnya. Meskipun demikian, mereka menekankan bahwa belum ada jadwal yang pasti. (I-2)
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
DONALD Trump mengakui bahwa militer Amerika Serikat (AS) menggunakan senjata sonik 'rahasia' selama penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
SATU tahun memasuki masa jabatan keduanya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghancurkan tatanan usai Perang Dunia II yang belum pernah terjadi.
Polymarket membuat marah beberapa penjudi. Soalnya, Polymarket menyatakan bahwa mereka tidak akan menyelesaikan taruhan senilai jutaan dolar pada invasi AS ke Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved