Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev mengatakan bahwa Amerika Serikat tampaknya telah membidik Greenland secara serius dan menyiratkan bahwa Kanada bisa menjadi target berikutnya.
“Greenland tampaknya telah diputuskan Uni Eropa akan terus melakukan apa yang paling dikuasai para vasal: ‘memantau situasi’ dan menunjukkan standar ganda. Kanada berikutnya?” tulis Dmitriev yang juga utusan khusus presiden Rusia untuk kerja sama ekonomi dengan negara asing di media sosial X pada Selasa (6/1).
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dmitriev menanggapi pernyataan terbaru Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller terkait Greenland.
Miller mempertanyakan legitimasi kontrol Denmark atas Greenland dan menolak untuk mengesampingkan kemungkinan tindakan militer untuk menganeksasi pulau tersebut.
Beberapa jam setelah intervensi militer AS di Venezuela, istri Miller, Katie, mengunggah gambar di platform X yang menampilkan peta Greenland dengan warna bendera AS disertai keterangan “SEGERA.”
Menanggapi hal itu, Duta Besar Denmark untuk AS, Jesper Moller Sorensen, mengatakan bahwa Denmark mengharapkan penghormatan terhadap integritas teritorial kerajaan tersebut. Sedangkan Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menyebut gambar itu tidak sopan.
Adapun Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan bahwa Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat, dengan alasan kepentingan strategis bagi keamanan nasional dan kehadiran NATO di kawasan Arktik.
Trump bahkan pernah menyebut Kanada sebagai negara bagian ke-51 Amerika Serikat. (Ant/P-3)
Ia menambahkan bahwa Iran berniat untuk memutus siklus perang-negosiasi-gencatan senjata dan kemudian perang lagi.
Bagi Iran, ini cukup sederhana. Selama mereka tidak kalah, mereka menang
Keputusan ini pun memunculkan pertanyaan besar: apakah ini murni keputusan internal Iran, atau ada dinamika geopolitik yang lebih besar di baliknya?
Embargo minyak oleh negara-negara Arab anggota kartel minyak OPEC terhadap negara-negara yang mendukung Israel dalam perang Oktober 1973 menyebabkan harga minyak melonjak drastis.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Iran mengklaim telah menghancurkan tangki bahan bakar dan gas pangkalan tersebut, landasan helikopter AS, fasilitas logistik dan pendukung.
Militer AS menghancurkan belasan kapal ranjau Iran di Selat Hormuz. Sementara itu, Israel meluncurkan gelombang serangan udara ke Teheran dan Libanon.
Presiden Donald Trump umumkan proyek America First Refining di Brownsville, Texas. Investasi jumbo US$300 miliar ini diklaim jadi kilang baru pertama AS dalam 50 tahun.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuduh Iran menembakkan rudal dari sekolah dan rumah sakit. Ia menegaskan AS tidak akan terjebak dalam perang tanpa akhir.
Gedung Putih mengonfirmasi Pentagon akan merilis laporan terkait serangan rudal di sekolah perempuan Iran Selatan.
Gedung Putih membantah kabar Angkatan Laut AS telah mengawal tanker di Selat Hormuz setelah pernyataan kontroversial Menteri Energi Wright di media sosial.
Presiden Donald Trump mengancam konsekuensi militer "tingkat tinggi" jika Iran nekat memasang ranjau di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved