Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
NASIB Greenland kembali menjadi sorotan dunia menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Arktik. Wilayah pulau terbesar di dunia ini memiliki sejarah panjang yang kompleks, bermula dari pemukiman Viking pada abad ke-10, kolonisasi Denmark, hingga transformasi menjadi wilayah otonom yang memegang peran vital dalam pertahanan Amerika Serikat pasca-Perang Dunia II.
Sejarah tertulis Greenland bermula sekitar tahun 982 Masehi ketika penjelajah Viking, Erik si Merah (Erik the Red), diasingkan dari Islandia dan mendarat di pulau ini. Ia menamainya "Greenland" (Tanah Hijau) sebagai strategi pemasaran untuk menarik para pemukim Nordik. Namun, jauh sebelum bangsa Eropa datang, gelombang migrasi suku Inuit dari Amerika Utara telah mendiami wilayah ini selama ribuan tahun, dengan kebudayaan Thule menjadi nenek moyang langsung penduduk asli Greenland modern.
Hubungan formal dengan Denmark dimulai pada 1721, ketika misionaris Hans Egede mendarat untuk mencari pemukim Nordik yang hilang. Misi ini menandai awal kolonisasi Denmark. Status Greenland berubah signifikan pada 1953, ketika konstitusi Denmark diamandemen untuk mengakhiri status kolonialnya dan menjadikannya bagian integral (county) dari Kerajaan Denmark, memberikan kewarganegaraan penuh kepada penduduknya.
Perang Dunia II menjadi titik balik geopolitik Greenland. Saat Denmark diduduki Nazi Jerman pada 1940, Amerika Serikat mengambil alih perlindungan pulau tersebut. Hal ini melahirkan Perjanjian Pertahanan 1951 yang mengizinkan AS membangun Pangkalan Udara Thule—fasilitas militer paling utara milik AS yang krusial selama Perang Dingin untuk memantau ancaman rudal Uni Soviet.
Desakan untuk mandiri melahirkan status Home Rule pada 1979, yang memberikan Greenland kendali atas urusan domestik. Otonomi ini diperluas melalui referendum 2008 yang menghasilkan Undang-Undang Pemerintahan Sendiri (Self-Government Act) 2009. Kini, meski Denmark masih mengurus kebijakan luar negeri dan pertahanan, rakyat Greenland memiliki hak penuh atas sumber daya alam mereka dan hak untuk menentukan nasib sendiri di masa depan.
(P-3)
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Donald Trump kembali memicu polemik global dengan rencana negosiasi pengambilalihan Greenland. Mengapa pulau Arktik ini begitu penting bagi AS?
Sekjen NATO Mark Rutte mengklarifikasi bahwa pertemuannya dengan Donald Trump fokus pada keamanan Arktik, bukan pengalihan kedaulatan Greenland.
Menteri Luar Negeri Denmark merespons positif pernyataan Donald Trump yang membatalkan ancaman militer ke Greenland dan menunda perang dagang.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump tiba di Davos, Swis, Rabu (21/1) waktu setempat, dengan membawa polemik besar yang menguji hubungan Amerika Serikat dan Eropa.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
Menlu Sugiono bertemu Wakil Palestina di PBB, bahas Solusi Dua Negara, Board of Peace, dan kesiapan Indonesia kirim pasukan perdamaian ke Gaza.
Pengamat militer Khairul Fahmi menilai kehadiran Indonesia di Board of Peace dan rencana 8.000 TNI ke Gaza krusial cegah dominasi politik Israel.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved