Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Presiden Kolombia Bantah Tuduhan Narkoba AS, Kecam Ancaman Militer Donald Trump

Ferdian Ananda Majni
06/1/2026 11:37
Presiden Kolombia Bantah Tuduhan Narkoba AS, Kecam Ancaman Militer Donald Trump
Presiden Kolombia Gustavo Petro(AFP/SERGIO YATE)

PRESIDEN Kolombia Gustavo Petro menepis keras ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menuduhnya terlibat dalam perdagangan narkoba.

Kepada wartawan di atas Air Force One, Minggu (4/1) malam, Trump melontarkan ancaman kemungkinan aksi militer terhadap Kolombia, serupa dengan langkah yang diambil AS terhadap Venezuela. 

Ia menyebut Kolombia sebagai negara yang juga sangat sakit dan mengeklaim negara itu dijalankan oleh orang sakit yang suka membuat kokain dan menjualnya ke AS. Dia memiliki pabrik kokain dan tidak akan melakukannya dalam waktu lama.

Saat ditanya apakah intervensi militer seperti di Venezuela juga dapat diterapkan terhadap Kolombia.

"Kedengarannya bagus bagi saya," jawab Trump.

Petro dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menekankan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam kasus narkotika. Ia mengatakan bahwa namanya tidak muncul dalam catatan pengadilan.

"Hentikan fitnah terhadap saya, Tuan Trump," tulis Petro melalui media sosial. 

"Bukan seperti itu cara Anda mengancam seorang presiden Amerika Latin yang muncul dari perjuangan bersenjata dan kemudian dari perjuangan rakyat Kolombia untuk perdamaian," tambahnya.

Petro sebelumnya juga melontarkan kritik tajam terhadap aksi militer pemerintahan Trump di kawasan tersebut. Ia menuduh Washington telah menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro tanpa dasar hukum yang sah. (AFP/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya