Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Petro dan Trump Teleponan, Ketegangan AS-Kolombia Mereda

Thalatie K Yani
08/1/2026 10:28
Petro dan Trump Teleponan, Ketegangan AS-Kolombia Mereda
Gustavo Petro(Instagram)

PRESIDEN Kolombia, Gustavo Petro, mengungkapkan telah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu waktu setempat. Percakapan yang berlangsung selama sekitar satu jam tersebut diklaim telah membantu meredakan ketegangan yang sempat memanas di antara kedua pemerintah.

Ini merupakan komunikasi perdana bagi kedua pemimpin sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Dalam sebuah rapat umum di hadapan para pendukungnya, Petro mengonfirmasi jalur diplomasi telah kembali terbuka.

“Saya memulihkan komunikasi untuk pertama kalinya,” ujar Petro kepada para pendukungnya.

Petro menjelaskan bahwa kedua pemimpin sepakat untuk memulihkan saluran komunikasi langsung antar-pemerintah, termasuk koordinasi antara kementerian luar negeri dan kantor kepresidenan masing-masing negara.

Bahas Isu Venezuela dan Stabilitas Regional

Dalam kesempatan tersebut, Petro menegaskan kembali sikapnya kepada para pendukung operasi militer AS di Venezuela yang menangkap Presiden Nicolás Maduro adalah tindakan "ilegal". Ia juga menyampaikan kekhawatirannya kepada Trump terkait retorika keras AS terhadap Venezuela.

Menurut Petro, ancaman yang berkaitan dengan minyak dan sumber daya alam lainnya berisiko memicu ketidakstabilan di kawasan Amerika Latin. Ancaman ini menjadi poin krusial dalam diskusi tersebut mengingat dampak geopolitik yang dihasilkan dari krisis di negara tetangganya.

Dari Ancaman ke Undangan Pertemuan

Sebelumnya, hubungan kedua pemimpin sempat berada di titik nadir. Pada Sabtu lalu, hanya beberapa jam setelah penangkapan Maduro, Trump sempat melontarkan klaim bahwa Petro terhubung dengan perdagangan narkoba dan memperingatkan sang pemimpin Kolombia untuk "berhati-hati."

Namun, suasana tampak melunak pasca-pembicaraan telepon tersebut. Melalui media sosial pada hari Rabu, Trump menyatakan bahwa dirinya "menghargai" pembicaraan dengan Petro. Sebagai langkah tindak lanjut, Trump mengundang Presiden Kolombia tersebut untuk bertemu di Gedung Putih dalam waktu dekat.

“Saya menghargai panggilan tersebut dan menantikan untuk bertemu dengannya dalam waktu dekat,” tulis Trump dalam unggahannya.

Langkah ini dipandang sebagai upaya kedua negara untuk menstabilkan hubungan bilateral dan regional di tengah perubahan peta politik Amerika Selatan yang sangat dinamis belakangan ini. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya