Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
RYAN Wedding, mantan atlet snowboard yang pernah mewakili Kanada dalam Olimpiade Musim Dingin 2002, kini harus menghadapi akhir dari pelariannya selama satu dekade. Pria yang masuk dalam daftar "Ten Most Wanted Fugitives" FBI ini berhasil diringkus di Mexico City setelah diduga membangun salah satu jaringan perdagangan narkoba paling brutal di Amerika Utara.
Direktur FBI, Kash Patel, dalam konferensi pers di Bandara Internasional Ontario, Jumat (23/1) waktu setempat, tidak segan-segan menjuluki Wedding sebagai sosok berbahaya yang bertransformasi dari atlet elite menjadi 'El Chapo modern'.
"Dia adalah salah satu narco-trafficker terbesar di era modern. Dia mengira bisa menghindar dari keadilan, namun hari ini pelariannya berakhir," tegas Patel.
Pihak berwenang AS menyatakan bahwa organisasi kriminal Wedding menggunakan Los Angeles sebagai hub distribusi utama. Dari sana, kokain yang bersumber dari paramiliter Kolombia dikirim ke seluruh penjuru Amerika Serikat dan Kanada menggunakan truk ekspedisi, kapal, hingga pesawat terbang.
Data dari penegak hukum menunjukkan betapa besarnya gurita bisnis Wedding:
Sitaan Fisik: Lebih dari 2.300 kg kokain, 44 kg sabu, dan 44 kg fentanyl.
Aset Keuangan: Lebih dari US$55 juta dalam bentuk aset ilegal telah dibekukan.
Estimasi Pendapatan: Jaksa Agung Pam Bondi menyebut organisasi ini menghasilkan lebih dari 1 miliar dolar AS (sekitar Rp15,8 triliun) per tahun.
Distribusi: Diperkirakan 60 metrik ton kokain telah diselundupkan melalui wilayah California Selatan.
Wedding tidak hanya dikenal karena kelihaiannya menyelundupkan barang haram, tetapi juga karena kekejamannya. Ia diduga memerintahkan sejumlah pembunuhan untuk mengamankan operasinya.
Salah satu kasus yang mencuat adalah perintah pembunuhan terhadap seorang saksi di Medellín, Kolombia, pada Januari 2025. Selain itu, Wedding juga didakwa atas pembunuhan dua anggota keluarga di Kanada sebagai aksi balas dendam atas pengiriman narkoba yang dicuri.
Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan administrasi Amerika Serikat terhadap pemerintah Meksiko untuk menindak kartel narkoba. Menteri Keamanan Meksiko, Omar García Harfuch, mengonfirmasi bahwa Wedding menyerahkan diri di Kedutaan Besar AS sebelum akhirnya diekstradisi.
Langkah ini menyusul penangkapan tangan kanan Wedding, Andrew Clark, yang dikabarkan telah mulai bekerja sama dengan otoritas AS untuk membongkar struktur organisasi 'Wedding Criminal Enterprise'.
Pejabat keamanan Meksiko menyatakan bahwa pemindahan Wedding ke tahanan AS adalah bagian dari 'pembersihan massal' tersangka kartel. Dalam satu gelombang, Meksiko menyerahkan 37 narapidana kelas kakap kepada Departemen Kehakiman AS.
Otoritas Meksiko memberikan sinyal bahwa mereka kini lebih responsif terhadap tekanan diplomatik dari Washington. Jika sebelumnya proses ekstradisi bisa memakan waktu bertahun-tahun karena hambatan birokrasi, dalam kasus Wedding, pemerintah Meksiko memilih untuk melakukan percepatan proses di luar prosedur standar guna menunjukkan komitmen pemberantasan kejahatan transnasional. (Los Angeles Times/B-3)
Donald Trump menyerang PM Kanada Mark Carney di Davos, menyebut Kanada hidup dari "pemberian" AS.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
PM Kanada Mark Carney memperingatkan runtuhnya tatanan internasional di Forum Ekonomi Dunia (WEF). Ia menyerukan persatuan negara menengah di tengah ambisi ekspansi AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved