Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NEMESIO Oseguera Cervantes, gembong narkoba paling dicari di Meksiko yang dikenal dengan julukan "El Mencho", akhirnya dimakamkan pada Senin waktu setempat. Pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG) tersebut disemayamkan dalam sebuah peti mati berwarna emas setelah tewas dalam baku tembak sengit dengan pasukan khusus Meksiko akhir Februari lalu.
Pria berusia 59 tahun itu tewas akibat luka tembak saat unit elit militer mengepung persembunyiannya di sebuah country club di negara bagian Jalisco. Kematian pendiri CJNG ini mengakhiri perburuan panjang terhadap sosok yang kepalanya dihargai sebesar US$15 juta (sekitar Rp235 miliar) oleh pemerintah Amerika Serikat.
Prosesi pemakaman yang berlangsung di pinggiran Guadalajara, basis kuat kartel tersebut, dijaga ketat oleh personel Garda Nasional dan militer bersenjata lengkap. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan atau upaya kelompok rival menodai makam sang gembong.
Meski dijaga ketat, arus pengiriman bunga tanda penghormatan terus mengalir tanpa henti. AFP melaporkan setidaknya dibutuhkan lima truk untuk mengangkut seluruh karangan bunga ke pemakaman. Salah satu hiasan bunga yang mencolok berbentuk seekor ayam jantan, merujuk pada kegemaran El Mencho terhadap sabung ayam.
Prosesi menuju liang lahat pun kental dengan budaya kartel, diiringi oleh grup musik yang memainkan ranchero dan narcocorridos, lagu-lagu tradisional Meksiko yang liriknya memuja kehidupan para bos narkoba. Lagu "El Muchacho Alegre" bergema saat peti emas El Mencho tiba di kapel pemakaman.
Menariknya, meski menggunakan peti emas, lokasi pemakaman El Mencho tergolong sederhana. Berbeda dengan gembong narkoba lain yang biasanya membangun mausoleum megah dan mewah, makam El Mencho hanya berupa petak tanah biasa yang terletak di samping pos militer di Zapopan.
Kematian El Mencho dipandang sebagai kemenangan besar bagi pemerintahan Presiden Claudia Sheinbaum, yang tengah berada di bawah tekanan Presiden AS Donald Trump untuk lebih agresif memerangi perdagangan narkoba lintas batas.
Kematian sang pemimpin sempat memicu gelombang kekerasan balasan di 20 negara bagian Meksiko, yang menelan setidaknya 70 korban jiwa. Para anggota kartel melakukan blokade jalan dan membakar kendaraan sebagai bentuk protes atas tewasnya pemimpin mereka.
Kini, para analis keamanan mengkhawatirkan terjadinya kekosongan kekuasaan. Dengan jumlah anggota mencapai puluhan ribu orang, terdapat risiko besar munculnya perang saudara antar faksi di dalam internal CJNG untuk memperebutkan kendali organisasi kriminal transnasional tersebut. (BBC/AFP/Z-2)
Kota Guadalajara, Meksiko, lumpuh setelah kartel CJNG mengamuk pasca tewasnya bos mereka. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan besar.
Penangkapan berujung tewasnya bos kartel El Mencho memicu gelombang "narcobloqueos" di Jalisco. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan dunia.
Kematian gembong narkoba paling dicari, El Mencho, memicu gelombang kekerasan masif di Meksiko. Blokade jalan, pembakaran bus, hingga bandara mencekam.
"Seperti zona perang," ujar saksi mata saat Kartel Jalisco (CJNG) mengamuk di Puerto Vallarta pasca-tewasnya El Mencho.
Gelombang kekerasan melanda 20 negara bagian Meksiko setelah tewasnya bos kartel El Mencho. Ribuan tentara dikerahkan untuk memulihkan keamanan nasional.
Kerusuhan di penjara regional Jalisco, Meksiko, dipicu serangan kelompok bersenjata yang menewaskan satu petugas dan membuat 23 narapidana melarikan diri.
Pelarian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho berakhir. Militer Meksiko melacak posisinya melalui sang kekasih hingga ke rumah persembunyian.
Ia mengakui adanya kerusuhan pasca-operasi dan merujuk laporan Kementerian Pertahanan tentang 'berbagai blokade dan reaksi lain.'
Pelarian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho berakhir. Simak profil bos Kartel CJNG yang dikenal lebih kejam dari El Chapo dan baru saja tewas di tangan militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved