Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG kekerasan masif melanda Meksiko setelah tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes, alias "El Mencho", pemimpin kartel narkoba paling ditakuti, Jalisco New Generation Cartel (CJNG). Anggota kartel melancarkan aksi balas dendam di 20 negara bagian dengan membakar bisnis dan membangun blokade api.
El Mencho, pria paling dicari di Meksiko, mengembuskan napas terakhir dalam tahanan pada Minggu (22/2) waktu setempat. Ia mengalami luka parah dalam baku tembak sengit antara pengawal pribadinya dan komando militer saat operasi penangkapan di Tapalpa, Jalisco. Gembong tersebut tewas saat dalam perjalanan menuju ibu kota, Mexico City.
Operasi militer ini juga menewaskan enam pengawal El Mencho, sementara tiga anggota militer dilaporkan terluka.
Segera setelah kabar kematian sang pemimpin tersebar, anggota CJNG meluncurkan serangan sistematis. Di berbagai kota, mereka memblokir jalan dengan ranjau paku serta membakar bus dan kendaraan umum di tengah jalan. Tak hanya itu, puluhan bank, apotek, dan toko ritel turut menjadi sasaran pembakaran.
Kepanikan luar biasa terjadi di Bandara Guadalajara, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia FIFA mendatang. Para pelancong terlihat berlarian dan tiarap di lantai terminal setelah mendengar suara tembakan dari jalan raya dekat bandara. Meski otoritas membantah adanya penembakan di dalam terminal, sebuah mobil hangus ditemukan di akses menuju bandara.
Di Puerto Vallarta, kawasan wisata populer yang dipenuhi turis asing, kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi.
"Rasanya seperti berada di zona perang," ujar salah satu turis yang terjebak di lokasi.
Gubernur Jalisco menetapkan status "Kode Merah", yang berakibat pada penghentian seluruh transportasi umum, pembatalan acara massal, hingga penutupan sekolah. Di Puerto Vallarta, sekitar 300 wisatawan terdampar setelah penerbangan dibatalkan. Mereka akhirnya dievakuasi ke pusat kota dengan pengawalan ketat kepolisian.
Sara Morales, seorang turis yang sedang berlibur bersama anak-anaknya, menceritakan pengalamannya saat diminta mengosongkan pantai Las Glorias. "Saya sangat takut karena tidak tahu apa yang sedang terjadi," ujarnya kepada surat kabar El Economista.
Pihak berwenang mencatat lebih dari 250 insiden pemblokiran jalan di seluruh wilayah terdampak. Sejauh ini, 25 orang telah ditangkap, di mana 11 di antaranya diduga terlibat langsung dalam aksi kekerasan.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memuji keberhasilan pasukan keamanan dalam melumpuhkan El Mencho, namun ia mengimbau warga untuk tetap tenang. Penangkapan ini terjadi di tengah tekanan kuat dari pemerintahan Donald Trump di AS agar Meksiko lebih agresif memberantas kartel transnasional.
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa El Mencho adalah target utama karena perannya sebagai pemasok utama fentanil ke Amerika Serikat. Departemen Luar Negeri AS sebelumnya bahkan menawarkan imbalan sebesar US$15 juta untuk informasi penangkapannya.
Mike Vigil, mantan kepala operasi internasional DEA, menyebut operasi ini sebagai "salah satu tindakan paling signifikan dalam sejarah pemberantasan perdagangan narkoba." Meskipun sebagian besar blokade telah dibersihkan, ketegangan di benteng pertahanan CJNG di Jalisco tetap tinggi. (BBC/Z-2)
Presiden FIFA Gianni Infantino jamin keamanan Piala Dunia 2026 di Meksiko tetap kondusif meski ada gejolak kartel pascatewasnya gembong narkoba El Mencho.
Gembong narkoba paling dicari, El Mencho, tewas dalam operasi militer. Kartel CJNG lancarkan serangan balasan, blokade jalan, hingga bebaskan 23 napi di Puerto Vallarta.
"Seperti zona perang," ujar saksi mata saat Kartel Jalisco (CJNG) mengamuk di Puerto Vallarta pasca-tewasnya El Mencho.
Gelombang kekerasan melanda 20 negara bagian Meksiko setelah tewasnya bos kartel El Mencho. Ribuan tentara dikerahkan untuk memulihkan keamanan nasional.
Pelarian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho berakhir. Militer Meksiko melacak posisinya melalui sang kekasih hingga ke rumah persembunyian.
Nemesio "El Mencho" Oseguera Cervantes, pemimpin kartel CJNG, dimakamkan dengan pengawalan ketat militer.
Kota Guadalajara, Meksiko, lumpuh setelah kartel CJNG mengamuk pasca tewasnya bos mereka. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan besar.
Penangkapan berujung tewasnya bos kartel El Mencho memicu gelombang "narcobloqueos" di Jalisco. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan dunia.
"Seperti zona perang," ujar saksi mata saat Kartel Jalisco (CJNG) mengamuk di Puerto Vallarta pasca-tewasnya El Mencho.
Gelombang kekerasan melanda 20 negara bagian Meksiko setelah tewasnya bos kartel El Mencho. Ribuan tentara dikerahkan untuk memulihkan keamanan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved