Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG kekerasan melanda Meksiko setelah tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes, alias "El Mencho", pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru atau Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG) yang paling ditakuti. Di tengah kekacauan tersebut, sebanyak 23 narapidana dilaporkan berhasil melarikan diri dari penjara di Puerto Vallarta setelah gerbang penjara ditabrak paksa oleh kelompok bersenjata.
El Mencho, yang merupakan target utama pemerintah Meksiko dan Amerika Serikat, berhasil dilacak oleh pasukan keamanan di kota Tapalpa, Jalisco, pada hari Minggu (22/2). Ironisnya, lokasi persembunyian sang gembong narkoba terendus setelah intelijen membuntuti salah satu kekasihnya.
Namun, operasi penangkapan tersebut berubah menjadi baku tembak massal. El Mencho dinyatakan tewas tak lama setelah ditangkap akibat luka parah yang dideritanya. Kematian sang pemimpin memicu amarah anggota kartel yang langsung meluncurkan serangan balasan serentak di berbagai kota, termasuk resor wisata populer Puerto Vallarta.
Puerto Vallarta yang biasanya dipenuhi turis kini diselimuti asap hitam dari kendaraan-kendaraan yang dibakar kartel. Blokade jalan terjadi di mana-mana, memaksa warga dan wisatawan bersembunyi di dalam bangunan.
Sejumlah maskapai penerbangan menghentikan sementara penerbangan mereka dan setidaknya dua kapal pesiar besar menyatakan kapal mereka akan membatalkan jadwal singgah di Puerto Vallarta.
Dilaporkan lebih dari 70 orang tewas, termasuk 25 anggota Garda Nasional dalam rangkaian kekerasan sejak Minggu (22/2).
Memanfaatkan situasi kota yang sedang kacau, sekelompok pria bersenjata menyerang penjara lokal dengan menabrakkan mobil ke gerbang utama. Aksi nekat ini membuka celah bagi 23 narapidana untuk kabur.
Sekretaris Keamanan Jalisco, Juan Pablo Hernández, mengonfirmasi bahwa pengejaran lintas negara bagian tengah dilakukan untuk menangkap kembali para buronan tersebut. Hingga saat ini, identitas para narapidana yang kabur masih dirahasiakan demi kepentingan penyelidikan.
Kematian El Mencho menandai jatuhnya salah satu pengedar fentanil terbesar di dunia. Sebelumnya, AS sempat menawarkan hadiah sebesar $15 juta (sekitar Rp252 miliar) bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi penangkapannya.
Meski pemerintah Meksiko mengklaim situasi mulai terkendali pada Senin (23/2), ketegangan masih terasa di Morelia, tempat kelahiran El Mencho, di mana aksi perusakan toko dan gedung publik masih terus dilaporkan oleh media lokal.
(BBC/P-4)
OPERASI militer yang menewaskan gembong narkoba paling diburu di Meksiko, Nemesio Oseguera alias El Mencho, terungkap bermula dari pelacakan terhadap salah satu kekasihnya.
Kematian gembong narkoba paling dicari, El Mencho, memicu gelombang kekerasan masif di Meksiko. Blokade jalan, pembakaran bus, hingga bandara mencekam.
"Seperti zona perang," ujar saksi mata saat Kartel Jalisco (CJNG) mengamuk di Puerto Vallarta pasca-tewasnya El Mencho.
Gelombang kekerasan melanda 20 negara bagian Meksiko setelah tewasnya bos kartel El Mencho. Ribuan tentara dikerahkan untuk memulihkan keamanan nasional.
Pelarian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho berakhir. Militer Meksiko melacak posisinya melalui sang kekasih hingga ke rumah persembunyian.
Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan darurat bagi warga Amerika di Meksiko untuk segera mencari tempat berlindung menyusul kerusuhan akibat tewasnya bos kartel El Mencho.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved