Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

9.500 Tentara Meksiko Dikerahkan Usai Tewasnya Bos Kartel El Mencho

Thalatie K Yani
24/2/2026 05:13
9.500 Tentara Meksiko Dikerahkan Usai Tewasnya Bos Kartel El Mencho
Ribuan tentara dikerahkan untuk memulihkan keamanan Meksiko setelah tewasnya bos kartel El Mencho.(AFP)

PEMERINTAH Meksiko mengerahkan ribuan personel militer tambahan untuk memperkuat keamanan nasional setelah gelombang kekerasan pecah menyusul tewasnya gembong narkoba paling dicari, Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho".

Menteri Pertahanan Ricardo Trevilla mengonfirmasi bahwa sebanyak 2.500 tentara tambahan telah dikirim ke wilayah barat Meksiko pada Senin (23/2). Secara total, sekitar 9.500 prajurit telah diterjunkan sejak Minggu untuk meredam kerusuhan yang meluas di sedikitnya 20 negara bagian.

Kronologi Penangkapan Berujung Maut

El Mencho, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas dalam tahanan pada Minggu, tak lama setelah ditangkap pasukan khusus Meksiko di negara bagian Jalisco. Penangkapan ini berhasil dilakukan setelah aparat melacak keberadaan sang gembong saat ia tengah menemui kekasihnya.

Dalam operasi tersebut, baku tembak sengit pecah antara pengawal pribadi El Mencho dan komando militer di kota Tapalpa. El Mencho mengalami luka parah dan mengembuskan napas terakhir saat dalam proses pemindahan menuju ibu kota, Mexico City. Operasi ini juga menewaskan enam pengawal El Mencho, sementara tiga anggota militer Meksiko terluka.

Balas Dendam Kartel: Kota-Kota Membara

Kabar kematian El Mencho memicu kemarahan anggota CJNG. Mereka melancarkan serangan balasan di berbagai kota dengan memblokir jalan menggunakan paku, merampas bus, hingga membakar kendaraan di tengah jalan. Sejumlah bank dan bisnis lokal juga dilaporkan rusak akibat dibakar massa kartel.

Sekretaris Keamanan Omar Garcia Harfuch melaporkan dampak fatal dari kerusuhan ini, termasuk gugurnya 25 anggota Garda Nasional di negara bagian Jalisco. Selain itu, seorang penjaga penjara, seorang staf kejaksaan, dan 30 anggota organisasi kriminal tewas dalam rangkaian bentrokan tersebut.

Rekaman video yang telah diverifikasi menunjukkan pemandangan mencekam di Puerto Vallarta, di mana turis menyaksikan helikopter militer terbang rendah di atas hotel saat asap hitam membubung dari gedung-gedung yang terbakar.

Presiden Serukan Ketenangan

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memuji operasi militer tersebut dan menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjamin perdamaian di seluruh negeri.

"Kondisi saat ini tenang, pemerintahan berjalan, pasukan bersenjata hadir, dan terdapat koordinasi yang sangat kuat," ujar Sheinbaum.

Meskipun blokade jalan dilaporkan telah dibersihkan pada Senin pagi, suasana di banyak kota masih sunyi karena otoritas setempat meminta warga untuk tetap berlindung di dalam rumah.

Pemerintah Meksiko menegaskan bahwa operasi penangkapan ini murni dilakukan oleh tentara nasional dengan dukungan Garda Nasional dan Angkatan Udara. Meski mendapatkan "informasi pelengkap" dari pihak Amerika Serikat, yang sebelumnya menawarkan hadiah sebesar US$15 juta untuk penangkapan El Mencho, Meksiko memastikan tidak ada pasukan AS yang terlibat langsung dalam penindakan tersebut. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya