Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Terlacak Lewat Kekasih, Gembong Narkoba Paling Dicari "El Mencho" Tewas Diterjang Peluru Militer

Thalatie K Yani
24/2/2026 04:53
Terlacak Lewat Kekasih, Gembong Narkoba Paling Dicari
Suasana usai penangkapan El Mencho(AFP)

PELARIAN salah satu gembong narkoba paling dicari di dunia, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes atau yang akrab disapa "El Mencho", berakhir tragis. Pemimpin kartel paling berkuasa di Meksiko, Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas setelah otoritas keamanan berhasil melacak posisinya melalui sang kekasih.

Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla Trejo, mengungkapkan intelijen membuntuti pasangan romantis El Mencho hingga ke sebuah rumah persembunyian di kota pegunungan Tapalpa, sekitar 80 mil dari Guadalajara. Langkah ceroboh sang kekasih membawa militer tepat ke depan pintu kabin kayu tempat persembunyian pria berusia 59 tahun tersebut.

Baku Tembak Sengit di Hutan Tapalpa

Operasi penangkapan pada Minggu tersebut berlangsung dramatis. Saat militer mengepung area hutan, para pengawal El Mencho memberondong tembakan hingga memaksa sebuah helikopter militer melakukan pendaratan darurat.

El Mencho sempat berusaha melarikan diri ke tengah hutan sebelum akhirnya terluka dalam baku tembak. Ia dinyatakan tewas saat dalam perjalanan menuju fasilitas medis di Mexico City. Dalam insiden ini, tujuh anak buahnya tewas, sementara dua tentara terluka.

Meksiko Membara Pasca-Operasi

Kematian sang pemimpin memicu gelombang kekerasan balasan dari anggota kartel di wilayah Meksiko Barat. Mereka memblokade hampir 100 ruas jalan utama, membakar kendaraan, dan menyerang aparat keamanan.

Menteri Keamanan, Omar García Harfuch, mengonfirmasi dampak mengerikan dari aksi balasan ini, 25 anggota Garda Nasional tewas dan 34 anggota kartel tewas dalam bentrokan. "Meksiko dalam keadaan damai, tenang, dan kami bekerja di seluruh negara bagian," tegas Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, meskipun laporan pembakaran kendaraan masih terus muncul.

Reaksi Dunia dan Ancaman Perang Saudara

Keberhasilan ini disambut baik oleh Washington yang sebelumnya menawarkan imbalan sebesar $15 juta untuk kepala El Mencho. Christopher Landau, Deputi Sekretaris Negara AS, menyebutnya sebagai perkembangan luar biasa bagi dunia.

"[Kelompok-kelompok ini] memiliki rencana untuk berkoordinasi dengan cepat jika terjadi penangkapan besar, demi menimbulkan kekacauan maksimal," ujar Stephen Woodman, analis keamanan di Guadalajara.

Meski El Mencho telah tiada, para ahli memperingatkan adanya ancaman baru berupa vakum kekuasaan. Chris Dalby, pakar kejahatan terorganisir, mengkhawatirkan terjadinya perpecahan internal.

"Jika CJNG akhirnya terpecah, Anda akan memiliki empat atau lima letnan berbeda dengan jumlah personel, persenjataan, dan imperium kriminal masing-masing, dan itu bisa menjerumuskan Meksiko ke tingkat kekerasan yang memecahkan rekor," jelas Dalby.

Kini, perhatian tertuju pada sosok Juan Carlos, anak tiri El Mencho, yang disebut-sebut sebagai calon kuat penerus yang diharapkan mampu menyatukan kartel guna menghindari perang saudara antar-faksi kriminal. (The Guardian/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya