Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Menhan Venezuela: Sebagian Besar Pengawal Maduro Tewas akibat Operasi Militer AS

Ferdian Ananda Majni
05/1/2026 11:35
Menhan Venezuela: Sebagian Besar Pengawal Maduro Tewas akibat Operasi Militer AS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kedua dari kiri).(AFP/Kantor Presiden Venezuela)

MENTERI Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino menyatakan, bahwa sebagian besar tim pengamanan Presiden Nicolas Maduro tewas dalam operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Dalam pidato yang disiarkan melalui televisi nasional pada Minggu (4/1), Padrino menuduh personel militer AS telah bertindak brutal dengan membunuh mayoritas pengawal presiden, sejumlah prajurit, serta warga sipil yang tidak bersalah. Namun demikian, ia tidak merinci jumlah korban jiwa dalam pernyataannya tersebut.

Padrino menegaskan bahwa Maduro merupakan pemimpin yang sah dan autentik bagi Venezuela.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer AS pada Sabtu (3/1) berujung pada penangkapan Maduro beserta istrinya, Cilia Flores.

Trump juga mengatakan bahwa Amerika Serikat siap mengambil alih kendali pemerintahan Venezuela untuk sementara waktu, termasuk dengan mengerahkan pasukan militer AS apabila diperlukan.

Presiden AS itu menuding Maduro terlibat dalam pengawasan pengiriman narkoba ke Amerika Serikat serta mempertahankan kekuasaan secara tidak sah melalui kecurangan pemilu.

Sementara itu, Maduro telah membantah seluruh tuduhan tersebut. Para pejabat pemerintah di Caracas pun menyerukan pembebasan dirinya.

Dalam pidatonya, Padrino turut menuntut agar Maduro dan istrinya segera dibebaskan.

"Kami menuntut agar dunia memperhatikan dengan saksama segala sesuatu yang sedang terjadi terhadap Venezuela, terhadap kedaulatan dan Konstitusinya," kata Padrino.

Usai penangkapan Maduro oleh Amerika Serikat, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk segera menjabat sebagai presiden sementara.

Padrino menyatakan bahwa angkatan bersenjata Venezuela telah menyatakan dukungan penuh kepada Rodriguez.

"Kami sepenuhnya mendukung Dekret Keadaan Darurat Eksternal di seluruh wilayah nasional yang sebelumnya telah ditandatangani," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa militer Venezuela akan terus mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk menjaga keamanan, memelihara ketertiban dalam negeri, serta mempertahankan perdamaian nasional. (Anadolu/fer/e-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya