Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Gelombang aksi protes kembali merebak di Iran seiring memburuknya kondisi ekonomi di negara tersebut. Unjuk rasa yang dipicu melonjaknya biaya hidup itu telah memasuki hari keenam.n Nilai tukar rial terjun ke titik terendah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat pada akhir Desember.
Situasi memanas setelah bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan menimbulkan korban jiwa. Pemerintah Presiden Masoud Pezeshkian menyerukan persatuan nasional sembari menuding tekanan ekonomi sebagai dampak dari musuh-musuh Iran. Meski pemerintah menjanjikan reformasi ekonomi dan pengetatan pemberantasan korupsi, aksi protes terus berlanjut dan meluas.
Hingga kini, menurut laporan Al Jazeera, sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas dan 44 orang ditangkap sejak aksi awal dimulai oleh para pedagang di Teheran yang menutup toko mereka sebagai bentuk protes terhadap krisis ekonomi. Seiring waktu, demonstrasi ekonomi berkembang menjadi aksi bernuansa politik dan menyebar ke berbagai daerah.
Tekanan ekonomi yang memicu kemarahan publik dinilai sangat nyata. Iran merupakan salah satu negara dengan tingkat sanksi internasional tertinggi di dunia. Pembatasan global membuat Teheran kesulitan mengakses pasar keuangan internasional serta aset luar negeri yang dibekukan.
Ketergantungan pada impor memperparah kondisi tersebut dan mendorong laju inflasi. Pada akhir Desember, nilai tukar rial jatuh hingga sekitar 1,42 juta per dolar AS, atau melemah sekitar 56% hanya dalam enam bulan. Dampaknya terasa langsung pada harga kebutuhan pokok, dengan harga pangan melonjak rata-rata lebih dari 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sesuatu yang bermula sebagai protes terbatas di Grand Bazaar Teheran dengan cepat meluas. Hingga malam Tahun Baru, aksi tercatat terjadi di sedikitnya 17 dari 31 provinsi Iran, melibatkan ribuan orang dari berbagai latar belakang sosial, termasuk mahasiswa.
Aparat keamanan merespons keras di sejumlah wilayah. Media semiresmi Fars melaporkan tiga orang tewas dalam bentrokan di Lordegan, Iran barat daya. Tiga korban lainnya dilaporkan meninggal di Azna, serta satu orang di Kouhdasht, wilayah Iran tengah. Sebagian demonstran melempar batu ke gedung-gedung pemerintahan, termasuk kantor gubernur, masjid, balai kota, dan bank. Polisi berupaya membubarkan massa dengan gas air mata.
Iran memiliki catatan panjang gelombang protes besar dalam satu dekade terakhir. Pada 2022, demonstrasi nasional pecah setelah Mahsa Amini, perempuan berusia 22 tahun, meninggal dunia dalam tahanan polisi moral usai ditangkap karena dianggap tidak mengenakan hijab dengan benar.
Aksi protes kala itu bermula dari pemakaman Amini di Saqqez, Iran barat, ketika perempuan melepas penutup kepala sebagai simbol perlawanan. Demonstrasi kemudian menyebar luas ke berbagai kota di seluruh negeri. Respons aparat saat itu menuai kecaman internasional. Ribuan orang ditangkap, gas air mata dan peluru tajam digunakan, dan ratusan orang dilaporkan tewas menurut organisasi hak asasi manusia. (E-3)
Gelombang aksi protes Iran bermula dari ibu kota Teheran. Pada pekan lalu, para pedagang menutup toko dan melakukan mogok sebagai bentuk protes terhadap lonjakan harga.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved