Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Meksiko, 2 Tewas, San Marcos Luluh Lantak

Thalatie K Yani
03/1/2026 07:25
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Meksiko, 2 Tewas, San Marcos Luluh Lantak
Gempa kuat magnitudo 6,5 mengguncang Meksiko, menewaskan sedikitnya dua orang. Wilayah San Marcos dilaporkan hancur dengan puluhan rumah roboh.(Media Sosial X)

GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang ibu kota Meksiko dan kawasan wisata pesisir Pasifik pada Jumat pagi. Bencana ini mengakibatkan sedikitnya dua orang tewas serta menimbulkan kerusakan moderat di wilayah yang dekat dengan pusat gempa.

Survei Geologi AS (USGS) melaporkan gempa terjadi sesaat sebelum pukul 08.00 waktu setempat. Pusat gempa berada di dekat Acapulco, sebuah pelabuhan utama dan resor pantai yang populer. Layanan Seismologi Nasional Meksiko merinci titik episentrum terletak 14 kilometer barat daya kota San Marcos di negara bagian Guerrero.

Guncangan terasa hingga radius 400 kilometer ke arah utara di Mexico City. Di tengah suasana libur akhir pekan, alarm gempa yang meraung memaksa warga berlarian ke jalan demi keselamatan.

Korban Jiwa dan Kerusakan di San Marcos

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, bahkan terpaksa mengevakuasi istana kepresidenan saat sedang menggelar konferensi pers pagi rutinnya. Meski Sheinbaum menyatakan tidak ada laporan kerusakan besar di ibu kota, situasi berbeda terlihat di San Marcos.

Gubernur Guerrero, Evelyn Salgado, mengonfirmasi seorang perempuan berusia 50-an "kehilangan nyawanya ketika rumahnya runtuh menimpanya." Sementara itu, satu korban jiwa lainnya adalah pria berusia 60 tahun di ibu kota yang tewas akibat terjatuh saat mengevakuasi apartemennya di lantai dua.

Wali Kota San Marcos, Misael Lorenzo Castillo, mengungkapkan dampak parah di wilayahnya. Sekitar 50 rumah hancur total dan hampir seluruh bangunan lainnya mengalami retakan. "San Marcos terdampak parah, hancur lebat," keluh Rogelio Moreno, seorang warga setempat sambil menunjukkan dinding rumahnya yang roboh.

Teror di Ketinggian

Bagi warga di gedung-gedung tinggi, gempa ini menjadi momen yang sangat mencekam. Karen Gomez, 47, pekerja kantoran yang tinggal di lantai 13 sebuah apartemen di Mexico City, mengaku terbangun karena sirene jalanan.

"Saya bangun dalam ketakutan. Peringatan di ponsel saya mengatakan itu adalah gempa bumi yang kuat," ujarnya kepada AFP. Hal senada dirasakan Ricardo, seorang turis di Acapulco, yang langsung lari keluar hotel tanpa mengenakan baju sesaat setelah sirene berbunyi.

Meksiko secara geografis terletak di antara lima lempeng tektonik, menjadikannya salah satu negara paling aktif secara seismik di dunia. Ibu kota Meksiko sendiri sangat rentan karena dibangun di atas tanah lunak bekas dasar danau, yang cenderung memperkuat gelombang gempa.

Pemerintah terus mengimbau warga untuk tetap waspada dan memanfaatkan sistem peringatan dini yang telah dipasang pada tiang-tiang lampu serta aplikasi ponsel pintar guna meminimalisir risiko jatuhnya korban lebih lanjut. (AFP/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya