Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT senior intelijen dan keamanan Iran, Ali Shamkhani, memperingatkan bahwa setiap agresi terhadap Iran akan menerima respons langsung dan sangat keras, di luar imajinasi para perancangnya, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap program rudal Teheran. Pernyataan ini disampaikan Shamkhani melalui media sosial pada Senin (29/12).
"Dalam doktrin pertahanan Iran, beberapa respons telah ditentukan sebelum ancaman mencapai tahap implementasi," tulis Shamkhani di platform X.
Sebagai orang kepercayaan dekat pemimpin tertinggi Iran, Shamkhani termasuk di antara sedikit pejabat senior politik, keamanan, dan militer yang selamat dari serangan udara Israel di Teheran pada Juni 2025.
Awalnya dilaporkan tewas, Shamkhani muncul beberapa hari kemudian dengan luka parah akibat serangan di apartemennya di kawasan atas kota.
"Kemampuan rudal dan pertahanan Iran tidak dapat dikendalikan dan tidak memerlukan izin. Setiap agresi akan mendapat respons keras, segera, dan di luar imajinasi para perancangnya," tegas Shamkhani, mantan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Peringatan ini disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump mengancam akan menghancurkan program rudal Iran jika Teheran mencoba membangun kembali kapasitas militernya.
Trump menegaskan akan bertindak segera terhadap pengembangan nuklir Iran dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 29 Desember.
"Saya dengar Iran mencoba membangun kembali kekuatannya. Jika mereka melakukannya, kita harus menjatuhkan mereka. Kita akan menghancurkan mereka habis-habisan," kata Trump di luar Mar-a-Lago.
Intelijen Israel memperkirakan Iran masih memiliki sekitar 1.500 rudal setelah perang pada Juni, menurun dari 3.000 sebelumnya. Netanyahu diperkirakan akan mendorong Trump untuk melakukan aksi militer baru yang menargetkan fasilitas produksi rudal Iran.
Pada Juni lalu, Amerika Serikat mengebom tiga fasilitas nuklir Iran setelah serangan Israel menargetkan fasilitas nuklir, tokoh militer senior, dan ilmuwan Iran. Iran merespons dengan serangan rudal, termasuk ke pangkalan AS di Qatar.
Iran menegaskan bahwa program rudalnya adalah bagian inti dari strategi pertahanan terhadap ancaman regional dan menolak untuk bernegosiasi mengenai hal tersebut. (Intellinews/I-2)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved