Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kamboja Tuduh Thailand Sebarkan Informasi Palsu

Ferdian Ananda Majni
15/12/2025 12:44
Kamboja Tuduh Thailand Sebarkan Informasi Palsu
Ilustrasi.(123RF)

KEMENTERIAN Pertahanan Kamboja menuding pembaruan informasi yang disampaikan Area Angkatan Darat Kedua Thailand sebagai materi yang sepenuhnya palsu dan terdistorsi. Tuduhan tersebut disampaikan bersamaan dengan pembagian ulang foto-foto yang diklaim berasal dari akun militer Thailand yang tidak resmi.

Melalui sebuah unggahan di Facebook, kementerian itu memposting ulang sejumlah gambar yang disebut menampilkan operasi militer Thailand. 

Pada gambar-gambar tersebut, kementerian menambahkan penanda berwarna merah bertuliskan Berita Palsu. Foto-foto itu disebut berasal dari sebuah halaman bernama Army Military Force, yang menyatakan diri sebagai akun 100% independen dan tidak berafiliasi dengan Angkatan Darat Kerajaan Thailand.

"Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menuntut agar pihak Thailand, menghentikan penyebaran informasi yang terdistorsi," tulis kementerian tersebut dikutip dari Al Jazeera, Senin (15/12).

"Berhentilah berbohong kepada rakyat Anda sendiri dan komunitas internasional," tambahnya.

Namun demikian, dalam versi unggahan berbahasa Inggris, kementerian tampak menyebut sumber foto-foto tersebut sebagai halaman resmi Area Angkatan Darat Kedua Thailand. Halaman ini dikenal kerap membagikan pembaruan situasi medan tempur yang selama ini dibantah oleh otoritas Kamboja.

Saling tuding terkait penyebaran berita palsu disebut menjadi pola yang berulang dalam konflik antara Thailand dan Kamboja. Kedua pemerintah secara terbuka menuduh satu sama lain melakukan perang informasi untuk memengaruhi opini publik, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya