Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RISET terbaru Korea Institute for Defense Analyses menyebut kemampuan nuklir Korea Utara selama ini diremehkan.
Kepala Divisi Riset Keamanan Nuklir KIDA, Lee Sang kyu, memperkirakan Pyongyang telah memiliki 127 sampai 150 senjata nuklir, jauh di atas perkiraan lembaga internasional yang menaksir sekitar 50 unit.
Lee memproyeksikan jumlah itu bisa mencapai 200 hulu ledak pada 2030 dan lebih dari 400 unit pada 2040. “Korea Utara telah memperluas dan memodernisasi fasilitasnya untuk meningkatkan kemampuan memproduksi bahan nuklir,” kata Lee dikutip The Korea Herald.
Ia menegaskan instruksi Kim Jong un untuk meningkatkan produksi hulu ledak “secara eksponensial” menjadi pendorong utama percepatan.
KIDA menilai ketertutupan ekstrem membuat prediksi internasional meleset. Lee memperkirakan Korea Utara mungkin telah memiliki 115 sampai 131 hulu ledak berbasis uranium dan 15 sampai 19 berbasis plutonium.
Namun kemampuan operasionalnya dipandang belum sepenuhnya matang. “Secara lahiriah, Korea Utara telah merangkai tampilan seolah olah memiliki kemampuan tersebut," Peneliti KIDA, Jeon Gyeong ju
“Namun perbaikan substansial dan pengembangan lebih lanjut masih diperlukan untuk efektivitas militer yang nyata.”
Laporan citra satelit situs Amerika Serikat 38 North juga mencatat modernisasi berkelanjutan di Yongbyon sepanjang 2025. Menurut 38 North, “aktivitas sepanjang 2025 mencerminkan arahan tersebut,” dan “peningkatan ini semua berfungsi untuk membantu memenuhi seruan Kim atas pertumbuhan eksponensial atas persenjataan nuklirnya.” (H-4)
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolokĀ terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Korsel dan Rusia gelar pertemuan tertutup di Moskow bahas nuklir Korut dan kerja sama militer Pyongyang-Moskow demi stabilitas keamanan di Semenanjung Korea.
Kepala Divisi Riset Keamanan Nuklir KIDA, Lee Sang-kyu, memperkirakan nuklirĀ Korea Utara kemungkinan mencapai 127 sampai 150.
KEKHAWATIRAN terhadap keamanan kawasan meningkat setelah peneliti Korea Selatan memperingatkan percepatan program nuklir Korea Utara dan potensi dukungan teknologi militer Rusia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved