Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Iran Ancam Balas Israel yang Bunuh Komandan Hizbullah Libanon

Wisnu Arto Subari
25/11/2025 08:17
Iran Ancam Balas Israel yang Bunuh Komandan Hizbullah Libanon
Serangan Israel di Beirut Libanon.(Al Jazeera)

KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Senin (24/11) mengecam pembunuhan panglima militer Hizbullah oleh Israel. Iran mengancam akan memberikan respons yang menghancurkan sebagai balasan.

Haytham Ali Tabatabai tewas pada Minggu (23/11) dalam serangan Israel di pinggiran selatan Beirut. Ia adalah komandan Hizbullah paling senior yang dibunuh oleh Israel sejak dimulai gencatan senjata November 2024 yang bertujuan mengakhiri permusuhan selama lebih dari setahun.

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah, IRGC mengatakan mengutuk keras kejahatan biadab ini. Ia menambahkan bahwa Hizbullah dan seluruh poros perlawanan--Iran dan jaringan kelompok bersenjata yang didukung Teheran--berhak membalas dendam atas Tabtabai.

IRGC memperingatkan bahwa Israel akan menghadapi respons yang menghancurkan pada waktu yang mereka pilih.

Sebelumnya pada Senin, Kementerian Luar Negeri Iran juga mengecam serangan tersebut. Kemenlu menyebutnya sebagai pelanggaran mencolok terhadap gencatan senjata November 2024 dan pelanggaran brutal terhadap kedaulatan nasional Libanon.

Israel berulang kali melancarkan serangan di Libanon sejak gencatan senjata. Klaimnya, serangan tersebut menargetkan para pejuang Hizbullah dan infrastruktur militer.

Hizbullah, yang pendukung utamanya ialah Iran, melemah secara signifikan akibat konfrontasi terbarunya dengan Israel dan jatuhnya Bashar al-Assad di Suriah, sekutu utama Teheran dan Hizbullah.

Kemunduran itu juga berdampak langsung pada Iran. Fasilitas nuklirnya menjadi sasaran serangan Israel dan AS selama perang 12 hari awal tahun ini. (Al Arabiya/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya