Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ACARA Peluncuran “Pameran Film dan Program Televisi Unggulan Tiongkok di Indonesia”oleh China Media Group dan Nanyang Bridge Media resmi digelar di Jakarta, menandai babak baru kerja sama budaya antara Tiongkok dan Indonesia.
Pameran ini menampilkan lebih dari sepuluh film dan program televisi terbaik dari Tiongkok yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Karya-karya tersebut mencakup tema budaya, teknologi, seni, dan kehidupan masyarakat, menampilkan wajah Tiongkok yang modern dan beragam.
Di antara program-program yang ditayangkan terdapat produksi dari China Media Group (CMG) seperti Penjaga Warisan Budaya, Memahami Modernisasi Tiongkok, Lanskap Xinjiang, Sisi Tersembunyi Guoye, Membentuk Masa Depan, Gala Sains & Inovasi, dan Menjelajahi Dunia.
Selain itu, juga ada serial unggulan dari proyek terjemahan utama yang dikelola oleh Administrasi Radio dan Televisi Nasional Tiongkok (NRTA), seperti versi bahasa Indonesia dari Bermuara ke Samudera, Bersamamu, dan Awal Setiap Kisah.
Acara yang digelar di bioskop FLIX, Mall of Indonesia, Jakarta Utara ,Jumat ( 14/11) dihadiri Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia Wang Siping, Kepala Sekretaris Perusahaan Film Negara (PFN) Ihsan Chairdiansyah, Kepala Departemen Pemberitaan RRI Daulat Pane, dan Direktur Operasional JAKTV Sonny Soemarsono, pemerhati budaya, penikmat film Tiongkok juga dari kalangan media.
Melalui keterangan resmi.yang diterima hari ini,padasambutannya, Atase Wang Siping menegaskan bahwa film dan televisi merupakan jembatan penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Melalui karya-karya ini, kami berharap masyarakat Indonesia dapat mengenal Tiongkok secara lebih mendalam, yaitu negara yang modern, terbuka, dan penuh kreativitas,” kata Wang Siping.
Kepala Sekretaris PFN, Ihsan Chairdiansyah, menyampaikan “Hal ini menunjukkan bahwa potensi kerja sama di bidang budaya dan media sangat besar. Kami berharap ke depan dapat memperluas kolaborasi, tidak hanya dalam penerjemahan, tetapi juga dalam produksi bersama dan distribusi konten di kedua negara,”
Sementara itu, Kepala Departemen Berita RRI, Daulat Pane, menilai karya-karya dari Tiongkok memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton Indonesia. “Program-program ini menghadirkan perspektif budaya yang kaya dan visual yang memukau. Melalui platform kami, kami berharap dapat menjadi jembatan yang memperkenalkan masyarakat Indonesia pada beragam kisah dan nilai-nilai positif dari Tiongkok,” ungkapnya.
Sonny Soemarsono dari JAKTV menambahkan bahwa kerja sama ini bukan hanya pertukaran konten juga langkah nyata dalam mempererat hubungan budaya kedua negara. “Melalui program ‘Jendela Tiongkok’, kami berharap kerja sama ini bisa menjadi ‘jendela persahabatan’ yang lebih luas antara Indonesia dan Tiongkok,” katanya.
Nanyang Bridge Media sebagai penyelenggara dan pelaksana menyampaikan bahwa acara dan pameran ini adalah simbol penting dari hubungan persahabatan kedua negara yang semakin erat. Melalui layar kaca, penonton Indonesia kini dapat menikmati berbagai kisah inspiratif, inovatif, dan penuh makna dari Tiongkok masa kini. (H-2)
DALAM rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Negeri Elok menghadirkan pameran fotografi “80 Tahun Keberagaman”.
"Teman-teman, foto-foto di dalam film, semua foto aslinya Dion. Jadi kalau tadi liat ada gambar polar bear itu nggak kami beli, kami pinjem dari Dion. Dia beneran ke Arktik dan ke Ladath,"
GUNTUR Soekarno baru saja menutup pameran fotonya bertajuk Gelegar Foto Nusantara Potret Sejarah dan Kehidupan oleh Guntur Soekarno.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif.
Kesepakatan dagang Indonesia-Amerika Serikat (AS) yang memangkas tarif hingga nol persen untuk ribuan produk Indonesia dinilai membuka peluang ekspo
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Air Chief Marshal Zaheer Ahmad Babar Sidhu bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka.
KOLABORASI disebut sebagai salah satu hal utama yang harus dikuatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan lintas negara. khususnya antara Indonesia dan Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved