Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNTUR Soekarno baru saja menutup pameran foto bertajuk Gelegar Foto Nusantara Potret Sejarah dan Kehidupan oleh Guntur Soekarno. Pameran yang berlangsung di Galeri Nasional Indonesia sejak 7 Juni itu menampilkan foto-foto hasil jepretan laki-laki yang akrab disapa Mas Tok tersebut mulai dari potret Bung Karno dan Bung Hatta, Megawati, hingga potret kasual baik di Istana Kepresidenan maupun di luar Istana.
Kader PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menutup pameran foto tersebut pada Jumat, (13/6) di ruang serbaguna Galeri Nasional. Beberapa tokoh yang hadir di antaranya adalah Andika Perkasa, hingga sahabat Mas Tok, Oesman Sapta Odang.
Dalam sambutan penutupan pameran fotonya, Guntur mengatakan hingga saat ini telah terjual empat fotonya. Ia pun cukup senang, dan masih akan menunggu pihak-pihak yang telah berkomitmen untuk membeli karya fotografinya. Dana yang terkumpul, nantinya akan didonasikan ke berbagai pihak, tanpa syarat yang berbelit.
“Saat ini, ada empat foto yang sudah terjual. Yang mau beli sudah banyak tapi karena situasi ekonomi sedang krisis, meski mereka sudah janji tapi sampai sekarang dananya belum cair. Padahal saya tiap pagi sudah baca surat Al-Waqiah. Minta rezeki,” seloroh Guntur Soekarno di ruang serbaguna Galeri Nasional Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, (13/6).
Jika ditaksir dengan yang sudah menjanjikan akan membeli, Mas Tok menyebut angkanya setidaknya akan terkumpul hingga Rp500 juta. Nantinya, dana tersebut akan disalurkan ke pihak-pihak yang membutuhkan, mulai dari seniman, musisi, politisi, hingga dokter.
Ini bukan pertama kalinya anak Soekarno tersebut melakukan penggalangan dana. Sebelumnya, ia juga menginisiasi galang dana melalui berbagai agenda seperti konser spesial 50 tahun Hetty Koes Endang. Setelah pameran foto ini, Guntur juga tengah merencanakan akan mengadakan sebuah pagelaran pada Agustus ini dalam rangka perayaan hari kemerdekaan Indonesia.
“Mas Tok banyak membuat event seni dan digunakan untuk misi sosial. Di pameran fotonya kali ini, dia memancing orang yang hadir untuk berimajinasi. Semua yang datang, yang melihat hasil fotonya diajak untuk berpikir ada apa di balik foto tersebut. Ini menunjukkan dia adalah fotografer yang peduli pada banyak hal, tak hanya politik namun juga kemanusiaan,” kata Ganjar Pranowo yang turut memberikan sambutan penutupan pameran Gelegar Foto Nusantara. (H-3)
Lepas dari mana yang benar, yang pasti para korban bencana baik di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat bahkan sebagian kecil di Jawa, mereka semua saat ini memerlukan bantuan
SABTU sore itu, layar kaca menyajikan sebuah tayangan dokumenter tentang sejarah bangsa.
Penulis tidak habis pikir bagaimana oleh Vietnam, Indonesia harus menerima kekalahan yang tidak seharusnya terjadi, 1-0.
Menghadapi kenyataan adanya perang Iran-Israel saat ini, penulis sebagai eksponen Patriot Soekarnois belum melihat adanya sikap tegas dari pemerintah terhadap perang tersebut.
JUDUL tulisan di atas ialah tesis Bung Karno mengenai perkembangan kapitalisme dalam garis hidupnya bila dalam situasi 'niedergang' (menurun).
Program Studi Ilmu Komunikasi UniversitasDian Nusantara (Undira) menggelar pameran fotografi bertajuk Kreativitas Tanpa Batas dalam Lensa .
Kekayaan budaya Indonesia kembali diperkenalkan ke publik melalui medium fotografi dalam ajang vivo Imagine Awards 2025.
VIVO resmi merilis ponsel flagship teranyar mereka di tanah Air, adalah Vivo X300 dan X300 Pro. Lewat ponsel itu, vivo menghadirkan loncatan besar dalam inovasi teknologi kamera,
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aktivitas fotografi di ruang publik, tidak dikenai biaya.
Pameran Fotografi Indonesia 80 Tahun Keberagaman, Potret Bangsa dalam Lensa
DALAM rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Negeri Elok menghadirkan pameran fotografi “80 Tahun Keberagaman”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved