Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PERANG dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok memasuki babak baru dengan sasaran konflik adalah logam tanah jarang atau rare earth element (LTJ). Komoditas ini menjadi rebutan global karena perannya yang vital dalam kendaraan listrik, turbin angin, jet tempur, dan teknologi canggih lainnya.
Melansir NHK, pemerintah Tiongkok menyatakan akan menangguhkan larangan ekspor beberapa mineral penting ke AS hingga November 2026, mulai Minggu (9/11). Langkah ini menyusul kesepakatan yang dicapai pada KTT AS-Tiongkok bulan lalu, di mana Beijing menyatakan akan melonggarkan kontrol ekspornya atas mineral-mineral tersebut.
Pakar menilai di tengah ketegangan AS-Tiongkok, Indonesia dapat muncul mengambil peluang sebagai calon pemain baru. Pakar transisi energi dan kebijakan lingkungan sekaligus peneliti International Institute for Sustainable Development, Zacky Ambadar, menilai peluang itu cukup besar.
Menurut dia, Indonesia berpotensi memanfaatkan perang dagang, asalkan strategi dijalankan dengan cermat. Masalahnya, kata Zacky, tidak hanya soal menambang dan mengekspor.
“Kalau kita membuka keran dagang tapi belum memenuhi persyaratan pasar--baik Amerika Serikat maupun Tiongkok--nanti kita yang kena penalti,” ujarnya pada acara Energy Transition Policy Development Forum (ETP Forum), Senin (10/11).
Ia menekankan pelajaran bisa dipetik dari Tiongkok yang berhasil karena strategi yang terencana dan konsisten sejak lama, sehingga sekarang menjadi pemimpin global dalam sektor tanah jarang. ‘Negeri Tirai Bambu’ itu kini hampir memonopoli produksi dan pemrosesaan mineral tanah jarang.
Zaky menyoroti strategi Beijing yang menutup diri dari pasar global pada saat yang sama menggenjot penelitian dan pengembangan (R&D), dan pasar domestik. Hasilnya, Tiongkok bisa menyerap LTJ mereka sendiri sekaligus mengendalikan harga dan pasokan.
“Indonesia tidak perlu meniru kebijakan protektif mereka, tapi kita harus bisa mengembangkan pasar. Aspek environmental, social, governance (ESG) harus diperhatikan, begitu juga standar perdagangan internasional. Jangan sampai kita mau berdagang, tapi belum siap, sehingga akhirnya yang rugi kita sendiri,” kata Zacky.
Dalam persaingan global yang semakin sengit, langkah Indonesia untuk memetakan potensi LTJ adalah awal yang penting. Namun, kemampuan memenuhi standar internasional dan membangun pasar domestik yang kokoh akan menentukan apakah Indonesia hanya menjadi pengikut atau benar-benar pemain utama di panggung logam langka dunia.
“Saat ini kami sudah mulai mengadakan mapping. Tahun 2026, mudah-mudahan studi terkait logam tanah jarang sudah bisa kami keluarkan,” ungkapnya.
Tiongkok hampir memonopoli ekstraksi tanah jarang serta pemurniannya, yaitu proses pemisahannya dari mineral lain. Data Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan bahwa Tiongkok menyumbang sekitar 61% produksi tanah jarang dan 92% pemrosesannya. Sementara menurut Centre for Strategic and International Studies(CSIS), Tiongkok menyumbang sekitar 70% penambangan global dan 90% pemrosesan mineral tersebut.
ETP Forum, yang terdiri dari Climateworks Centre, Centre for Policy Development (CPD), Institute for Essential Services Reform (IESR), International Institute for Sustainable Development (IISD), Indonesia Research Institute for Decarbonization (IRID), dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), menilai bahwa tahun kedua pemerintahan Prabowo–Gibran akan menjadi titik kritis untuk memastikan reformasi kebijakan energi berjalan konsisten dengan arah dekarbonisasi jangka panjang.
Dibutuhkan koordinasi lintas sektor, reformasi fiskal yang berkeadilan, dan konsistensi komitmen politik agar Indonesia tidak kehilangan momentum menuju ketahanan energi dan emisi nol bersih. (BBC/South China Morning Post/B-3)
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Industri baja nasional tengah menghadapi tekanan global dan tantangan struktural, termasuk masuknya produk baja impor berharga rendah yang menekan daya saing.
PM Kanada Mark Carney membantah klaim Gedung Putih bahwa dirinya menarik kembali kritik terhadap Trump. Simak polemik tarif 100% dan perdagangan dengan Tiongkok.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Ketegangan AS-Kanada memuncak. Donald Trump mengancam tarif impor 100% setelah PM Carney menyepakati kemitraan strategis dengan Tiongkok.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan jajaran pemimpin Eropa mengecam keras ambisi Donald Trump menguasai Greenland.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved