Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Israel kembali melancarkan serangan udara mematikan di Gaza utara pada Rabu (29/10) malam, meskipun sebelumnya menyatakan akan melanjutkan gencatan senjata yang masih rapuh. Serangan ini terjadi di wilayah Beit Lahiya dan menewaskan sedikitnya dua orang, menurut laporan Rumah Sakit al-Shifa.
Israel mengeklaim operasi tersebut menargetkan lokasi penyimpanan senjata yang disebut sebagai ancaman langsung bagi pasukannya. Namun, aksi ini semakin memperburuk ketegangan di tengah upaya menjaga gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober.
Gelombang kekerasan terbaru muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan balasan yang kuat di Gaza selatan, menyusul tewasnya seorang tentara Israel di Rafah pada Selasa lalu.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa serangan tersebut menewaskan 104 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Israel menyatakan target mereka adalah para pejuang senior Hamas, dan setelah serangan besar itu, pihaknya kembali berjanji untuk mematuhi gencatan senjata mulai pertengahan Rabu.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata tidak dalam bahaya meskipun ada peningkatan kekerasan.
Mediator regional dari Qatar menyampaikan rasa frustrasi terhadap eskalasi terbaru, namun tetap menegaskan komitmen untuk melanjutkan proses menuju fase berikutnya dari gencatan senjata, termasuk pembahasan pelucutan senjata Hamas.
Di Gaza, serangan baru ini menimbulkan trauma mendalam bagi warga yang sebelumnya berharap perang dua tahun ini segera berakhir. Koresponden Al Jazeera di Kota Gaza, Hani Mahmoud, menggambarkan situasi di lapangan sebagai kembalinya mimpi buruk masa lalu.
"Harapan singkat untuk ketenangan berubah menjadi keputusasaan," kata Mahmoud dikutip Al Jazeera, Kamis (30/10).
"Bagi banyak orang, ini mengingatkan pada minggu-minggu awal genosida, melihat intensitas dan skala kehancuran dari bom-bom besar di Kota Gaza," sebutnya.
Khadija al-Husni, seorang ibu pengungsi yang kini tinggal bersama anak-anaknya di sekolah pengungsian di kamp Shati, mengatakan serangan terbaru terjadi saat warga mulai mencoba membangun kembali kehidupan mereka.
"Ini kejahatan," katanya.
"Entah ada gencatan senjata atau perang, tidak mungkin keduanya. Anak-anak tidak bisa tidur, mereka pikir perang sudah berakhir," pungkasnya. (Al Jazeera/H-4)
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio untuk memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
KANSELIR Jerman, Friedrich Merz, melontarkan kritik tajam terhadap tindakan militer Israel di Jalur Gaza.
36 orang tewas setelah militer Israel kembali melancarkan serangan di Jalur Gaza pada Jumat (16/5) pagi waktu setempat. Israel menargetkan kamp pengungsi al-Mawasi di wilayah selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved