Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Palestina Hamas mengaitkan pelucutan senjatanya dengan penerapan solusi dua negara untuk menyelesaikan masalah di Palestina. Demikian menurut laporan surat kabar pro-pemerintah Turki Hurriyet pada Rabu (15/10) mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Sebelumnya pada Selasa (14/10), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa jika Hamas tidak memenuhi janjinya untuk melucuti senjata, "Kami (AS) akan melucuti senjata mereka."
"Putaran kedua negosiasi telah dimulai di Prancis. Hamas menyatakan siap menyerahkan kendali Jalur Gaza kepada pemerintahan teknokratis, tetapi mereka juga mengaitkan penyerahan senjatanya dengan perlu dicapai solusi dua negara," kata sumber berita itu seperti dikutip oleh surat kabar tersebut.
Pada Senin (13/10), Presiden Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangani dokumen komprehensif tentang gencatan senjata konflik Gaza.
Masih pada hari yang sama, gerakan Palestina Hamas membebaskan 20 sandera yang masih hidup yang ditawan di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 sebagai bagian dari perjanjian dengan Israel.
Kantor Media Tahanan Palestina mengonfirmasi bahwa Israel sudah membebaskan pula sebanyak 1.718 tahanan Palestina yang ditahan di Gaza dan 250 narapidana lain yang menjalani hukuman penjara jangka panjang.
Rencana perdamaian Gaza yang terdiri dari 20 poin dari Trump diumumkan pada 29 September.
Rencana tersebut menyerukan gencatan senjata segera dengan syarat pembebasan sandera dalam waktu 72 jam.
Dokumen tersebut juga mengusulkan agar Hamas atau faksi bersenjata lain Palestina tidak memiliki peran di dalam pemerintahan Jalur Gaza.
Kendali atas daerah kantong itu harus dialihkan kepada komite teknokratis yang diawasi oleh badan internasional yang dipimpin Trump. (Sputnik/RIA Novosti-OANA/Ant/I-2)
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (14/1) bahwa ia diberi tahu bahwa pembunuhan para demonstran di Iran telah dihentikan.
DOKUMEN resmi yang bocor mengungkapkan bahwa UEA berencana menggunakan pangkalan militernya untuk memperkuat Negara Israel dalam perjuangannya melawan Hamas di Palestina.
KELOMPOK perlawanan Palestina, Hamas, mencatat Israel telah 813 kali melanggar gencatan senjata yang diberlakukan di Jalur Gaza sejak 10 Oktober.
GERAKAN Palestina Hamas meyakini bahwa Palestina harus bertanggung jawab atas keamanan internal Jalur Gaza. Pasukan internasional seharusnya hanya memantau garis demarkasi dengan Israel.
AS, Qatar, dan Israel mengadakan pertemuan trilateral di New York pada Minggu (7/12). Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan itu kepada AFP, kemarin.
SEJUMLAH pejabat pemerintahan Trump menyatakan kekhawatiran bahwa kesepakatan damai Jalur Gaza, Palestina, antara Israel dan Hamas berisiko gagal.
HAMAS dikabarkan bersiap melancarkan operasi keamanan besar-besaran untuk menumpas kelompok bersenjata dan milisi yang dituduh bekerja sama dengan militer Israel di Jalur Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved