Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh, menegaskan kembali, Rabu (11/9), bahwa pembentukan negara Palestina yang merdeka, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, di bawah solusi dua negara dan legitimasi internasional, tetap menjadi kunci perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.
Menanggapi penandatanganan perjanjian kerangka kerja untuk memperluas permukiman di Yerusalem Timur di bawah rencana E1 oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan pernyataannya yang menolak keberadaan negara Palestina, Abu Rudeineh menyatakan bahwa negara Palestina diakui oleh masyarakat internasional. Ia mencatat 149 negara anggota PBB telah mengakui negara tersebut, dan pengakuan terus berlanjut di seluruh dunia.
Ia menegaskan bahwa pembentukan negara Palestina yang merdeka tidak memerlukan izin dari siapa pun.
Abu Rudeineh mengecam semua aktivitas permukiman sebagai ilegal menurut hukum internasional, khususnya dengan mengutip Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334.
Ia memperingatkan Netanyahu dan pemerintahan sayap kanannya sedang mendorong seluruh kawasan menuju krisis, dan menekankan bahwa perdamaian tidak dapat dicapai tanpa negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya sesuai perbatasan 1967.
Menurutnya, resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, beserta konsensus internasional, telah mengangkat Palestina ke status negara pengamat PBB dan mengizinkan pengibaran bendera Palestina bersama bendera negara-negara lain.
Abu Rudeineh mendesak negara-negara yang belum mengakui Palestina untuk segera mengakuinya dan mendukung keanggotaan penuhnya di PBB guna melindungi solusi dua negara dan hak-hak Palestina, terutama hak untuk menentukan nasib sendiri.
“Rakyat Palestina tetap teguh dalam mengejar tujuan nasional mereka yang sah, yaitu kebebasan, kemerdekaan, dan kenegaraan, sesuai dengan legitimasi internasional, dengan dukungan dari saudara-saudara Arab dan semua negara yang berkomitmen pada perdamaian,” tandasnya. (WAFA/B-3)
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
ALIANSI Penyelenggara Haji dan Umrah Seluruh Indonesia (ASPHIRASI) menyatakan belum ada keputusan resmi penundaan keberangkatan jamaah umrah setelah konflik di Timur Tengah antara Iran, AS
PERDANA Menteri Libanon, Nawaf Salam, mengecam serangan roket yang diluncurkan dari wilayah selatan negaranya.
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved