Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH duta besar PBB mengecam rencana Israel untuk mengambil alih Kota Gaza. Mereka memperingatkan bahwa langkah tersebut berisiko melanggar hukum humaniter internasional, sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa rencana itu adalah cara terbaik untuk mengakhiri perang.
Dalam konferensi pers yang disebutnya bertujuan membongkar kebohongan, Netanyahu menyatakan bahwa operasi militer yang direncanakan akan bergerak cukup cepat dan akan membebaskan Gaza dari Hamas.
Dia juga mengeklaim bahwa sandera Israel yang ditahan di Gaza adalah satu-satunya yang sengaja dibuat kelaparan dan membantah bahwa Israel membuat warga Gaza kelaparan.
Rencana ini menuai kritik keras dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB. Inggris, Prancis, Denmark, Yunani dan Slovenia menyerukan pembatalan operasi, menyatakan bahwa langkah itu tidak akan menjamin kembalinya para sandera dan berisiko semakin membahayakan nyawa mereka.
Tiongkok menyebut tindakan tersebut sebagai hukuman kolektif yang tak dapat diterima, sementara Rusia mengingatkan risiko intensifikasi permusuhan yang gegabah.
"Jika rencana-rencana ini dilaksanakan, kemungkinan besar akan memicu bencana lain di Gaza, yang akan berdampak luas di seluruh wilayah dan menyebabkan pengungsian paksa, pembunuhan, dan kehancuran lebih lanjut," kata Miroslav Jenca, Asisten Sekretaris Jenderal PBB seperti dikutip BBC News, Senin (11/8).
Sementara itu, Ramesh Rajasingham dari Kantor Kemanusiaan PBB menyatakan bahwa krisis pangan di Gaza kini bukan lagi ancaman kelaparan melainkan kelaparan, murni dan sederhana.
Amerika Serikat (AS), melalui Duta Besar Dorothy Shea, justru membela Israel. Dia mengatakan AS telah bekerja tanpa lelah untuk membebaskan para sandera dan mengakhiri perang.
Shea menegaskan bahwa perang dapat berakhir hari ini jika Hamas membebaskan para sandera dan menyebut tuduhan genosida terhadap Israel terbukti salah.
Pada hari yang sama, kantor Netanyahu mengumumkan bahwa dia telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump terkait rencana ini. Di dalam negeri, ribuan warga Israel turun ke jalan menolak kebijakan tersebut karena khawatir akan membahayakan sandera yang masih ditahan.
Netanyahu mengungkapkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) diperintahkan untuk menghancurkan dua benteng Hamas yang tersisa di Kota Gaza dan wilayah sekitar al-Mawasi. Dia juga memaparkan rencana tiga langkah untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembukaan koridor aman, penambahan pengiriman bantuan udara, serta memperbanyak titik distribusi bantuan yang dikelola Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF).
Namun, PBB mencatat bahwa sejak GHF beroperasi pada akhir Mei, sedikitnya 1.373 warga Palestina tewas saat mencoba mendapatkan makanan. Netanyahu menuduh Hamas menjarah truk bantuan dengan kekerasan dan menyatakan bahwa banyak penembakan dilakukan oleh Hamas di lokasi bantuan. (I-3)
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Panglima militer Uganda Muhoozi Kainerugaba ancam akan terjun ke perang Iran demi membela Israel jika terdesak. Hubungan kedua negara semakin erat pasca-insiden Entebbe.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
ORGANISASI kemanusiaan Oxfam menilai Israel menerapkan pola operasi militer yang serupa dengan yang sebelumnya dilakukan di Gaza. Kini Israel menyerang wilayah selatan Libanon.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
RAMADAN kali ini Adara kembali menyalurkan bantuan ke berbagai wilayah di Palestina, termasuk di Jalur Gaza.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved