Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MILITER Israel pada Jumat (29/8) menyatakan Kota Gaza sebagai zona pertempuran berbahaya dan bersiap untuk menguasai kota terbesar di wilayah Palestina tersebut setelah hampir dua tahun perang berlangsung.
"Mulai hari ini (Jumat), pukul 10.00 waktu setempat, jeda taktis lokal dalam aktivitas militer tidak akan berlaku di wilayah Kota Gaza, yang merupakan zona pertempuran berbahaya," demikian pernyataan militer Israel seperti dilansir AFP, Jumat (29/9).
Kebijakan jeda ini sebelumnya diterapkan di sejumlah area untuk memfasilitasi distribusi bantuan kemanusiaan.
Meski belum mengeluarkan perintah evakuasi massal, juru bicara militer berbahasa Arab, Avichay Adraee, pada Rabu lalu menegaskan bahwa pengosongan kota tidak bisa dihindari.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan hampir satu juta penduduk saat ini masih bertahan di Kegubernuran Gaza, termasuk Kota Gaza dan wilayah sekitarnya di bagian utara.
Foto-foto dari AFP menunjukkan antrean panjang warga yang bergerak ke arah selatan dengan kendaraan penuh barang-barang rumah tangga seperti kasur, kursi hingga tas besar.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant sebelumnya menegaskan tekad menghancurkan Kota Gaza bila Hamas tidak menerima syarat gencatan senjata yang diajukan Israel.
Pemerintah Israel juga telah menyetujui rencana operasi militer besar untuk merebut kota tersebut, termasuk memanggil sekitar 60.000 tentara cadangan.
Dalam pernyataan terbaru, militer Israel menyebut akan tetap mendukung upaya bantuan kemanusiaan.
"Kami akan terus mendukung upaya kemanusiaan di samping manuver dan operasi ofensif yang sedang berlangsung terhadap organisasi teroris di Jalur Gaza," tulis militer.
Di sisi lain, Badan Pertahanan Sipil Gaza melaporkan sedikitnya 33 warga tewas akibat serangan Israel di berbagai wilayah pada Jumat. Militer Israel, ketika dimintai tanggapan, hanya menyebut sedang memeriksa laporan tersebut.
Keterbatasan akses media membuat AFP tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah korban maupun rincian yang disampaikan kedua pihak.
Perang yang meletus sejak serangan Hamas pada Oktober 2023 telah menewaskan 1.219 orang di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut data pemerintah Israel yang dihimpun AFP.
Sementara itu, serangan balasan Israel hingga kini menewaskan sedikitnya 62.966 warga Palestina, mayoritas juga warga sipil, berdasarkan angka Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas dan dinilai dapat diandalkan oleh PBB. (I-2)
Brad Pitt, Joaquin Phoenix, dan Rooney Mara tercatat sebagai produser eksekutif bersama para sineas pemenang Oscar, Alfonso Cuaron dan Jonathan Glazer, untuk film The Voice of Hind Rajab.
PEMERINTAH Inggris memastikan tidak akan mengundang perwakilan resmi Israel dalam pameran persenjataan internasional yang akan berlangsung di London bulan depan.
Laznas Syarikat Islam bahkan menyediakan dana khusus untuk pembangunan Kampung Syarikat Islam di Gaza Palestina.
SWEDIA dan Belanda, Kamis (28/8), bersama-sama mendesak Uni Eropa agar menangguhkan perdagangan dengan Israel karena situasi kemanusiaan yang sangat mengganggu di Gaza.
UNI Emirat Arab (UEA) meresmikan pipa air desalinasi dari Mesir ke Gaza selatan pada Kamis (28/8) di kota Khan Younis.
Brad Pitt, Joaquin Phoenix, dan Rooney Mara tercatat sebagai produser eksekutif bersama para sineas pemenang Oscar, Alfonso Cuaron dan Jonathan Glazer, untuk film The Voice of Hind Rajab.
PEMERINTAH Inggris memastikan tidak akan mengundang perwakilan resmi Israel dalam pameran persenjataan internasional yang akan berlangsung di London bulan depan.
SWEDIA dan Belanda, Kamis (28/8), bersama-sama mendesak Uni Eropa agar menangguhkan perdagangan dengan Israel karena situasi kemanusiaan yang sangat mengganggu di Gaza.
UNI Emirat Arab (UEA) meresmikan pipa air desalinasi dari Mesir ke Gaza selatan pada Kamis (28/8) di kota Khan Younis.
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved