Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban jiwa akibat serangan militer Israel sejak Oktober 2023 terus bertambah. Korban meninggal mencapai 60.933 orang per Senin (4/8) waktu setempat.
Dalam 24 jam terakhir, 94 jenazah telah dibawa ke rumah sakit, sementara 439 orang lainnya mengalami luka-luka, sehingga total korban luka sejak dimulainya perang mencapai 150.027 orang.
“Banyak korban masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan maupun tergeletak di jalan-jalan, karena tim penyelamat kesulitan menjangkau lokasi,” demikian pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Gaza.
Laporan itu juga mengungkap 29 warga Palestina tewas dan 300 lainnya terluka dalam upaya memperoleh bantuan kemanusiaan dalam sehari terakhir.
Serangan militer Israel kembali digencarkan sejak 18 Maret. Tindakan itu membuyarkan kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang sempat berlaku pada Januari. Sejak serangan dilanjutkan, tercatat 9.440 warga Palestina tewas dan 37.986 orang luka-luka.
Sementara itu, data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menguatkan kondisi kritis tersebut. Badan Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyatakan sekitar 1.500 warga Gaza tewas saat berusaha mencari makanan dan bantuan di tengah ancaman kelaparan parah yang melanda wilayah tersebut sejak Mei. Banyak di antara mereka menjadi korban saat berada di rute konvoi PBB atau titik distribusi yang dikawal ketat oleh militer Israel.(M-2)
Serangan Israel di Khan Younis tewaskan satu warga & lukai anak kecil. Pelanggaran gencatan senjata ini menambah daftar korban tewas menjadi 636 jiwa di Jalur Gaza.
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved