Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN AS Donald Trump mengumumkan Ukraina akan menerima sistem pertahanan rudal Patriot dalam paket bantuan senjata terbaru. Sebuah langkah yang disambut baik di Kyiv di tengah serangan rudal dan drone Rusia yang semakin intens.
Presiden Volodymyr Zelensky telah berulang kali meminta tambahan Patriot dalam beberapa pekan terakhir untuk melindungi kota-kota Ukraina dari hujan rudal malam hari. Namun, pengumuman Trump tidak menjelaskan secara rinci berapa banyak sistem yang akan dikirim, kapan tiba, dan siapa yang akan menyediakannya.
Patriot (Phased Array Tracking Radar for Intercept on Target) adalah sistem pertahanan rudal utama milik Angkatan Darat AS. Terbaru, sistem ini berhasil menembak jatuh 13 dari 14 rudal Iran yang menyerang Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar bulan lalu.
Versi terbaru Patriot mampu menghancurkan rudal balistik jarak pendek, rudal jelajah, dan drone pada ketinggian hingga 15 kilometer dengan jangkauan sekitar 35 kilometer. Satu baterai Patriot dapat melindungi area seluas 100–200 km², tergantung jumlah peluncur dan kondisi medan—luas yang relatif kecil untuk negara sebesar Ukraina.
Satu baterai Patriot terdiri dari 6–8 peluncur rudal, radar, pusat komando, generator listrik, serta awak sekitar 90 orang (namun hanya tiga operator yang mengendalikan sistem saat tempur).
Biaya satu baterai Patriot bisa melampaui US$1 miliar, sementara satu rudalnya mencapai US$4 juta. Ini menimbulkan tantangan karena Rusia sering menggunakan drone murah bernilai sekitar US$50 ribu untuk membanjiri pertahanan Ukraina.
Namun, ada kekhawatiran stok Patriot AS akan terlalu terbagi. Jenderal James Mingus, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat AS, mengakui unit Patriot adalah “elemen paling terbebani,” dengan beberapa unit telah ditempatkan di Timur Tengah lebih dari 500 hari.
Kyiv memperkirakan membutuhkan 10 baterai Patriot tambahan untuk menahan gelombang serangan Rusia. Saat ini, Ukraina telah menerima enam baterai—dua dari AS, dua dari Jerman, satu dari Rumania, dan satu lagi gabungan Jerman-Belanda. Namun, para analis menegaskan Patriot saja tidak akan mengakhiri invasi Rusia.
Wesley Clark, pensiunan jenderal AS sekaligus mantan panglima tertinggi NATO, mengatakan bantuan akan efektif jika mencakup lebih dari sekadar pertahanan udara.
“Jika ingin benar-benar menghentikan ini, Anda harus menyerang Rusia, menyerang sumber ancamannya, bukan hanya menembak rudal yang datang,” kata Clark. (CNN/Z-2)
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bukan misi semalam dan memperkirakan kerugian tambahan bagi pasukan AS.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serangan antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan Teheran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat
Pertamina melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang di kawasan Timur Tengah, yakni perang antara AS dan Israel melawan Iran.
ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap berani di kancah internasional dengan menyuarakan sanksi tegas terhadap AS dan Israel.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved