Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, menyuarakan keprihatinan atas serangan militer Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir milik Iran. Ia menegaskan bahwa infrastruktur nuklir tidak semestinya dijadikan sasaran dalam konflik bersenjata.
"Saya telah berulang kali menyatakan bahwa fasilitas nuklir tidak boleh diserang," kata Grossi pada Minggu.
Grossi mendesak seluruh pihak militer untuk menahan diri dan lebih mengedepankan upaya diplomasi guna menyelesaikan ketegangan yang meningkat.
Ia juga menekankan pentingnya penghentian aksi militer agar IAEA dapat melanjutkan tugas pengawasan di Iran. Salah satu yang menjadi fokus adalah proses verifikasi terhadap stok uranium yang telah diperkaya oleh pemerintah Teheran.
Menurut Grossi, komunikasi yang terbuka dan tepat waktu antara IAEA dan Iran mengenai keamanan fasilitas nuklir sangat krusial dalam situasi saat ini.
Lembaga pengawas nuklir tersebut mengungkapkan bahwa situs-situs yang diserang pada Sabtu malam, 21 Juni, memang menyimpan bahan uranium yang telah diperkaya, yang berpotensi menimbulkan risiko kontaminasi baik secara radioaktif maupun kimiawi.
"Menurut informasi terbaru yang diverifikasi oleh IAEA sebelum serangan terhadap Iran dimulai pada 13 Juni, tiga lokasi yang menjadi sasaran Amerika Serikat – juga termasuk Esfahan dan Natanz—berisi bahan nuklir dalam bentuk uranium yang diperkaya ke berbagai tingkat, yang dapat menyebabkan kontaminasi radioaktif dan kimia di dalam fasilitas yang diserang," kata IAEA dalam sebuah pernyataan.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa serangan militer tersebut bertujuan untuk membatasi kemampuan nuklir Iran.
Trump juga mengeluarkan peringatan keras, menyerukan kepada Teheran agar menghentikan konflik yang sedang berlangsung.
Trump mendesak Iran untuk “mengakhiri perang”, jika tidak ingin menghadapi konsekuensi yang jauh lebih serius. (Ant/I-3)
Amerika Serikat dan Rusia sepakat memulihkan komunikasi militer tingkat tinggi guna mencegah eskalasi nuklir. Simak detail kesepakatan di Abu Dhabi ini.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Program FIRST bukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Perisai reaktor Chernobyl, Ukraina, rusak akibat serangan nirawak pada Februari lalu. IAEA memperingatkan perisai itu tidak dapat lagi menjalankan fungsinya sebagai pelindung.
DEWAN Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan penghentian kerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
KETIKA Israel secara intensif menggempur berbagai fasilitas nuklir Iran dalam eskalasi terbaru, dunia justru kembali mengalihkan perhatian pada program nuklir rahasia Israel, Dimona.
AMERIKA Serikat tidak terima dengan kebijakan Republik Islam Iran yang resmi memutus hubungan kerja sama nuklir dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyetujui undang-undang yang menghentikan kerja sama negaranya dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Donald Trump menegaskan bahwa serangan militer yang dilancarkan terhadap fasilitas nuklir Iran pekan lalu telah menyebabkan kerusakan parah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved