Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA mampu menyelesaikan semua proyek nuklirnya di luar negeri meskipun ada tekanan sanksi dan pelanggaran kewajiban oleh perusahaan-perusahaan Barat. Ini dikatakan Wakil Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Mikhail Chudakov kepada RIA Novosti pada Jumat (20/6).
"Sayangnya, dalam situasi ini dan karena sanksi terhadap Rusia, sejumlah proyek tertunda dalam hal pengoperasiannya karena pelanggaran kewajiban yang dikakukan perusahaan-perusahaan Barat yang bergerak di bidang teknologi produksi otomasi termal dan pengukuran otomasi di sirkuit kedua."
"Rusia tengah mencari cara untuk menghindari dan mengatasi penundaan yang tidak menyenangkan dalam rantai pasokan peralatan prabayar ini. Pada akhirnya, semua akan dibangun, diselesaikan, dan diluncurkan. Dan itu akan mengubah pandangan negara-negara ini," kata Chudakov di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF).
Chudakov juga berbicara positif tentang proyek-proyek Rusia untuk mengekspor pembangkit listrik tenaga nuklir (NPP) ke seluruh dunia, khususnya di Bangladesh, Turki, dan Mesir, serta di Hongaria, Iran, India, dan Tiongkok.
Setelah proyek-proyek tersebut selesai dan beroperasi, NPP dapat digunakan dengan baik dan aman. Ia menambahkan bahwa NPP Bushehr di Iran dapat menjadi contoh yang baik untuk proyek semacam itu.
Kota St. Petersburg, Rusia, menjadi tuan rumah acara SPIEF edisi ke-28 dari 18-21 Juni dengan tema Nilai-nilai Bersama: Fondasi Pertumbuhan di Dunia Multipolar. Kelompok media internasional Rossiya Segodnya, yang merupakan perusahaan induk RIA Novosti, menjadi mitra informasi forum tersebut. (RIA Novosti-OANA/Ant/I-2)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Amerika Serikat dan Rusia sepakat memulihkan komunikasi militer tingkat tinggi guna mencegah eskalasi nuklir. Simak detail kesepakatan di Abu Dhabi ini.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Program FIRST bukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved